Viral Dikabarkan Tewas dalam Serangan Israel–AS, Video Baru Tunjukkan Mahmoud Ahmadinejad Masih Hidup

  • Inung R Sulistyo
  • Kamis, 05 Maret 2026 | 11:31 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad terlihat di tengah kerumunan warga dalam video yang beredar di media sosial setelah rumor kematiannya viral di tengah ketegangan konflik antara Iran, Israel, dan United States.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad terlihat di tengah kerumunan warga dalam video yang beredar di media sosial setelah rumor kematiannya viral di tengah ketegangan konflik antara Iran, Israel, dan United States. (Foto: Azernews,Riwara.id)

RIWARA.id — Rumor mengenai kematian mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, akhirnya terbantahkan setelah sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan dirinya masih hidup di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Diikutip Riwara.id pada hari ini Kamis, 5 Maret 2026 dari Azernews, video tersebut beredar di sejumlah kanal Telegram Iran dan memperlihatkan Ahmadinejad dalam kondisi baik. Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti kapan dan di mana rekaman tersebut dibuat.

Rumor kematian Ahmadinejad mulai menyebar luas sejak meningkatnya konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan United States. Informasi yang belum terverifikasi itu dengan cepat viral di berbagai platform media sosial.

Spekulasi tersebut bahkan sempat menyebut Ahmadinejad tewas dalam serangan udara yang dikaitkan dengan operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target strategis di Iran.

Namun seorang penasihat dekat Ahmadinejad memastikan bahwa mantan presiden tersebut dalam kondisi selamat.

Dalam keterangan kepada Anadolu Agency, sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa dirinya masih berkomunikasi langs ung dengan Ahmadinejad.

“Saya masih berhubungan dengannya. Semuanya baik-baik saja,” ujar sumber tersebut.

Menurutnya, sebuah bangunan yang berkaitan dengan tim pengamanan Ahmadinejad memang sempat menjadi sasaran serangan pada hari sebelumnya.

Bangunan tersebut berada tidak jauh dari kediaman Ahmadinejad.

“Sebuah bangunan yang terkait dengan pengamanan dirinya terkena serangan kemarin. Tiga pengawal pribadinya yang merupakan anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan tewas,” kata sumber tersebut.

Meski demikian, kediaman pribadi Ahmadinejad dilaporkan tidak terkena dampak langsung dari serangan tersebut.

“Rumahnya sendiri tidak terdampak dan tidak menjadi target, meskipun lokasinya hanya sekitar 100 meter dari bangunan yang diserang,” tambahnya.

Viral di Tengah Ketegangan Geopolitik

Beredarnya rumor kematian Ahmadinejad terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama setelah serangkaian serangan yang menargetkan infrastruktur militer dan kepemimpinan Iran.

Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial, termasuk mengenai nasib sejumlah tokoh penting Iran.

Ahmadinejad yang dikenal sebagai salah satu to koh politik paling kontroversial dalam sejarah modern Iran pun menjadi salah satu figur yang ramai diperbincangkan.

Namun hingga saat ini, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait rumor kematian tersebut maupun terkait video terbaru yang beredar di media sosial.

Sosok Kontroversial di Politik Iran

Mahmoud Ahmadinejad menjabat sebagai Presiden Iran selama dua periode, yakni dari tahun 2005 hingga 2013.

Selama masa pemerintahannya, ia dikenal dengan sikap politik yang keras terhadap Barat serta kebijakan nuklir Iran yang kerap memicu ketegangan internasional.

Retorikanya yang tajam terhadap Amerika Serikat dan Israel membuat Ahmadinejad menjadi salah satu tokoh politik paling dikenal di panggung geopolitik global pada masanya.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden, Ahmadinejad masih sesekali muncul dalam dinamika politik domestik Iran, meskipun pengaruhnya tidak lagi sebesar ketika ia memimpin negara tersebut.

Disinformasi di Era Konflik

Para analis menilai rumor kematian Ahmadinejad menjadi contoh bagaimana konflik geopolitik dapat memicu penyebaran informasi yang belum tentu akurat di era media sosial.

Ketika situasi regional memanas, berbagai kabar yang belum diverifikasi sering ka li menyebar dengan cepat dan memicu kebingungan publik.

Kemunculan video terbaru Ahmadinejad pun kini menjadi salah satu bukti bahwa tidak semua informasi yang beredar di tengah konflik dapat langsung dipercaya.*

Rumor kematian mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad viral di media sosial di tengah memanasnya konflik Iran–Israel–United States. Video terbaru menunjukkan Ahmadinejad masih hidup, meski tiga pengawalnya dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan tewas dalam serangan.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News