Gempa M 6,4 Guncang Sinabang Siang Ini, Getaran Terasa Kuat hingga Medan! BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

  • Inung R Sulistyo
  • Selasa, 03 Maret 2026 | 14:22 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Ilustrasi Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Sinabang, Aceh, Selasa (3/3/2026) siang. Getaran terasa hingga Medan dan sejumlah wilayah Sumatera Utara, sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Sinabang, Aceh, Selasa (3/3/2026) siang. Getaran terasa hingga Medan dan sejumlah wilayah Sumatera Utara, sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. (Foto: Riwara.id)

 

RIWARA.ID, ACEH – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, Selasa (3/3/2026) pukul 11.56.45 WIB. Getaran kuat dirasakan di sejumlah daerah, termasuk Kota Medan, Sumatera Utara, dan wilayah pesisir barat Aceh.

Dikutip riwara.id pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026 dari Antara, gempa tersebut dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa pusat gempa berada di laut pada kedalaman 26 kilometer, sekitar 69 kilometer arah tenggara Sinabang, Aceh.

Gempa Dangkal Akibat Subduksi

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunj am ke bawah Lempeng Eurasia. Wilayah barat Sumatera memang dikenal sebagai salah satu zona rawan gempa karena berada di jalur pertemuan dua lempeng besar dunia tersebut.

Karakter gempa dangkal umumnya terasa lebih kuat di permukaan meskipun magnitudonya tidak tergolong ekstrem. Hal inilah yang menyebabkan getaran dirasakan cukup luas di berbagai daerah.

Daftar Wilayah yang Merasakan Getaran

BMKG mencatat guncangan dengan intensitas IV MMI dirasakan di:

Aceh Singkil

Aceh Barat Daya

Nagan Raya

Simeulue

Skala IV MMI berarti getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari dan dapat membuat benda ringan bergoyang.

Sementara itu, wilayah Nias dan Pinangsori merasakan getaran dengan intensitas III–IV MMI.

Adapun intensitas III MMI tercatat di:

Aceh Selatan

Meulaboh

Blang Pidie

Nias Utara

Medan

Tarutung

Aek Godang

Subulussalam

Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seolah-olah ada truk besar yang melintas.

Di Gunungsitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya, dan Gayo Lues, intensitas tercatat II–III MMI. Sedangkan di Bener Meriah, Banda Aceh, dan Aceh Besar, gempa dirasakan pada skala II MMI.

Tidak Berpotensi Tsunami

Meski berpusat di laut, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hasil pemodelan menunjukkan tidak ada deformasi dasar laut signifikan yang dapat memicu gelombang tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tegas BMKG.

Kepastian ini menjadi kabar menenangkan bagi masyarakat pesisir Aceh dan Sumatera Utara yang kerap waspada setiap kali gempa besar terjadi.

Satu Kali Gempa Susulan

Hingga pukul 12.18 WIB, BMKG mencatat satu kali gempa susulan dengan magnitudo 3,2. Gempa susulan tersebut relatif kecil dan tidak berpotensi menimbulkan dampak signifikan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG dan lembaga pemerintah terkait.

Aceh dan Sejarah Gempa

Wilayah Aceh dan Sumatera bagian barat memang berada di jalur cincin api Pasifik (Ring of Fire). Aktivitas tektonik di kawasan ini sangat tinggi akibat pergerakan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.

Kondisi ini membuat gempa bumi menjadi fenomena yang relatif sering terjadi. Namun, tidak semua gempa berpotensi menimbulkan tsunami atau kerusakan besar.

Para ahli menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama memahami prosedur evakuasi mandiri saat gempa terjadi: berlindung di bawah meja kokoh, menjauhi kaca, serta segera menuju area terbuka setel ah guncangan mereda.

Tetap Waspada, Jangan Panik

BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk:

Tidak terpancing isu hoaks

Menghindari bangunan yang retak atau rusak

Memeriksa kondisi rumah sebelum kembali masuk

Mengikuti arahan pemerintah daerah setempat

Gempa M 6,4 ini menjadi pengingat bahwa wilayah barat Indonesia tetap aktif secara tektonik. Namun dengan sistem pemantauan modern dan penyebaran informasi cepat dari BMKG, potensi risiko dapat diminimalkan melalui kewaspadaan dan edukasi kebencanaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa tersebut.*

 

Gempa bumi magnitudo 6,4 mengguncang Sinabang, Aceh, Selasa 3 Maret 2026. Getaran terasa hingga Medan. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan mencatat satu gempa susulan.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News