Strategi Investasi AI Nvidia: Di Antara Ambisi Ratusan Triliun dan Peluncuran OpenAI Daybreak

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:25 WIB
Nvidia berinvestasi di perusahaan AI dengan nominal besar
Nvidia berinvestasi di perusahaan AI dengan nominal besar (Foto: TechCrunch)

 

 

RIWARA.id - Perusahaan semikonduktor raksasa, Nvidia semakin serius berinvestasi dalam bidang artificial intelligence (AI) dengan mengucurkan dana yang tidak sedikit.

Dilansir dari TechCrunch, Nvidia saat ini sudah mengeluarkan dana sebesar 40 miliar dolar AS atau jika dirupiahkan sebesar Rp696 triliun.

Nvidia melakukan investasi ekuitas serta melakukan penguatan fokus dan citra perusahaan yang ingin terus mengembangkan ekosistem AI di masa mendatang.

Total investasi dana sebesar 40 miliar dolar AS ini dilakukan Nvidia terhadap perusahaan OpenAI yang memang sudah melakukan kerja sama dari tahun lalu.

Saat ini, nilai investasi Nvidia kepada OpenAI saja sudah mencapai nominal 30 miliar dolar AS atau sebesar Rp522 triliun.

Menariknya, Nvidia tidak hanya merilik perusahaan di industri AI, portofolio investasinya juga dilakukan pada perusahaan produsen kaca Corning dan operator pusat data IREN.

Total investasinya sebesar 3,2 miliar untuk Corning dan 2,1 miliar untuk Iren.  

Ambisi Investasi Kecerdasan Buatan

Nominal investasi tersebut membuat Nvidia benar-benar mempunyai ambisi untuk terus meningkatkan nilai portofolionya di industri kecerdasan buatan.

Di tahun 2025 saja, Nvidia sudah menciptakan 67 kesepakatan usaha terkait AI dan di 2026, sudah ada beberapa perusahaan startup AI yang didanai oleh Nvidia.

Walaupun mempunyai ambisi besar dalam meningkatkan nilai perusahaan AI, nyatanya, perusahaan yang didirikan oleh Jensen Huang tersebut masih mendapatkan kritik tajam terkait kesepakatan tersebut.

Beberapa orang menilai langkah investasi Nvidia terhadap pelanggannya sendiri merupakan kesepakatan sirkular yang hanya memindahkan dana ping-pong dari perusahaan ke perusahaan lain.

Analis Wedbush Securities, Matthew Bryson juga mengatakan bahwa Nvidia sudah masuk ke dalam investasi sirkular yang hanya berkutat ke perusahaan yang membeli produknya tersebut.

Tapi, jika metode investasi ini berhasil, maka Nvidia bisa membantu perusahaan AI yang sedang berkembang untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi.

OpenAI Luncurkan Daybreak

OpenAI sudah meluncurkan model AI yang fokus pada bidang cyber security dan diberi nama Daybreak.

Daybreak mempunyai tugas untuk membantu perusahaan melakukan deteksi, analisa serta memperbaiki kerentanan di software jika terjadi celah atau bug yang bisa digunakan oleh hacker untuk mencuri data.

Daybreak bisa memangkas waktu analisis berjam-jam menjadi beberapa menit saja agar perusahaan bisa mengurangi cost serta waktu untuk melakukan audit keamanan siber.

Nantinya, Daybreak akan menguji tambalan dalam bentuk repositori dan mengirimkan hasil audit ke klien untuk dilakukan tingkat lanjutan.

OpenAi menjelaskan bahwa Daybreak menggunakan model kecerdasan buatan bernama Codex Security yang bisa digunakan untuk memindai kode, validasi temuak risiko tinggi sampai memperbaiki kerentanan.

Model AI yang digunakan adalah GPT-5.5 untuk kebutuhan umum dan GPT-5.5 with Trusted Access for Cyber untuk alur kerja keamanan pertahanan siber seperti analisis malware, meninjau kode, rekayasa deteksi dan masih banyak lagi.

Semoga Bermanfaat.***

Di tengah kritik investasi sirkular senilai 40 miliar dolar AS, Nvidia terus dorong ekosistem AI. Sementara itu, OpenAI luncurkan Daybreak untuk keamanan siber.

Editor
Calvin Natanael -

Tech Journalist

 Stories