BMKG Siapkan Tim di 37 Titik Pemantauan Hilal untuk Penentuan 1 Ramadan 1447 H, Ini Dia Sejumlah Lokasinya

  • Ayu Abriyani
  • Senin, 16 Februari 2026 | 21:31 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
BMKG akan Mengadakan Pemantauan Hilal untuk Penentuan Awal Ramadan 1447 H
BMKG akan Mengadakan Pemantauan Hilal untuk Penentuan Awal Ramadan 1447 H (Foto: Instagram.com/@infobmkg)

 

RIWARA.id – Pemantauan hilal untuk penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Agama. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga melakukan pemantauan hilal pada 17 Februari dan 18 Februari 2026.

Dalam pemantauan tersebut, BMKG menyiapkan tim yang akan ditempatkan di 37 titik di seluruh Indonesia yang bertugas melakukan pengamatan (rukyat). Informasi terkini pengamatan hilal tersebut juga akan disiarkan langsung di laman https://hilal.bmkg.go.id/.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal pada 17 Februari 2026 masih berada di bawah ufuk (minus), sehingga kemungkinan besar baru akan memenuhi kriteria MABIMS (tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat) pada 18 Februari 2026 dengan ketinggian mencapai 7,62 derajat hingga 10,03 derajat.

Meskipun ada data hisab, keputusan resmi tetap menunggu hasil Sidang Itsbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama pada 17 Februari 2026. Dikutip Riwara.id dari akun Instagram @infobmkg, Senin 16 Februari 2026, berikut ini rincian data hisab untuk penentuan awal Ramadan 1447 H:

Baca juga: Utusan Raja PB XIV Hangabe hi Napak Tilas ke Pamekasan, Gusti Moeng Tegaskan Jejak Darah Madura dalam Tahta Karaton Surakarta

Data Hisab Saat Matahari Terbenam Pada Selasa 17 Februari 2026

- Tinggi hilal -2,41 derajat di Jayapura, Papua sampai dengan -0,93 derajat di Tua Pejat, Sumatra Barat.

- Elongasi Geosentris 0,94 derajat di Banda Aceh, Aceh sampai dengan 1,89 derajat di Jayapura, Papua.

- Umur Bulan -3,07 jam di Jayapura, Papua sampai dengan -0,16 jam di Banda Aceh, Aceh.

- LAG -8,27 menit di Jayapura, Papua sampai dengan -3,11 menit di Tua Pejat, Sumatra Barat.

- Fraksi Illuminasi Bulan 0,01% di Sinabang, Aceh sampai dengan 0,05% di Jayapura, Papua.

Baca juga: SIMAK! Ini Dia Sejumlah Kota Besar di Indonesia yang Berpotensi Hujan, Saat Perayaan Imlek 17 Februari

Data Hisab Hilal ketika Matahari Terbenam Pada Rabu 18 Februari 2026

- Tinggi Hilal 7,62 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 10,03 derajat di Sabang, Aceh.

- Elongasi Geosentris 10,07 di Jayapura, Papua sampai dengan 12,21 derajat di Banda Aceh, Aceh.

- Umur Bulan 20,92 jam di Jayapura, Papua sampai dengan 23,84 jam di Banda Aceh, Aceh.

- LAG 34,99 menit di Merauke, Papua sampai dengan 45,17 menit di Sabang, Aceh.

- Fraksi Illuminasi Bulan 0,74% di Jayapura, Papua sampai dengan 0,98% di Calang, Aceh.

Baca juga: Kabar Gembira Bagi KPM Jelang Puasa Ramadhan, Pemerintah Siap Salurkan Bansos Beras Pada 33 Juta KPM dan Minyak Goreng

Itulah ulasan tentang kesiapan tim BMKG untuk Pemantauan Hilal dalam Penentuan 1 Ramadan 1447 H. Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lengkap, bisa kunjungi langsung akun Instagram @infobmkg.

BMKG akan melakukan pemantauan hilal pada 17 Februari dan 18 Februari 2026 untuk penentuan awal Bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Foto Default
Author : Ayu Abriyani

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News