Mendiktisaintek Lantik 2 Pejabat Baru di Lingkungan Kerjanya, Siapa Saja Mereka?

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:04 WIB
Mendiktisaintek Melantik 2 Pejabat Baru pada Jumat 28 Agustus 2026
Mendiktisaintek Melantik 2 Pejabat Baru pada Jumat 28 Agustus 2026 (Foto: kemdiktisaintek.go.id)

RIWARA.id — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melantik 2 pejabat baru di lingkungan kerjanya, Jumat 28 Agustus 2026.

Pelantikan 2 pejabat baru itu dipimpin oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. Dua pejabat tersebut menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Madya.

Penguatan kepemimpinan ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas Kemdiktisaintek dalam membawa pendidikan tinggi Indonesia semakin relevan dengan kebutuhan bangsa, adaptif terhadap perubahan, serta memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.

Dilansir Riwara.id dari laman kemdiktisaintek.go.id, Sabtu 29 Agustus 2026, dua pejabat yang dilantik adalah:

1. Badri Munir Sukoco sebagai Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek.

2. Ineke Indraswati sebagai Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek.

 

Mendiktisaintek menyampaikan jika pelantikan memiliki arti penting sebagai penyerahan amanah dan tanggung jawab agar mampu bekerja secara solid, profesional, dan berintegritas.

“Pelantikan ini adalah penyerahan amanah dan tanggung jawab besar untuk memastikan kementerian dapat bekerja semakin solid, profesional, dan berintegritas,” ujar Menteri Brian.

Menurutnya, Kemdiktisaintek mengemban tanggung jawab besar untuk membawa pendidikan tinggi Indonesia semakin relevan dengan kebutuhan bangsa, adaptif menghadapi perubahan, dan nyata manfaatnya bagi masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui program Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan pendidikan tinggi tidak hanya urusan administratif dan capaian akademik semata.

Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghadirkan solusi, menggerakkan kemajuan industri, memperkuat pembangunan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk mewujudkannya Diktisaintek Berdampak, kita membutuhkan tata kelola yang lincah, kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada hasil,” jelas Menteri Brian.

Dalam tata kelola tersebut, Sekretaris Jenderal memiliki peran sebagai penggerak dan penghubung semua unsur di lingkungan kementerian. Tugasnya meliputi penyelarasan program kerja, penyusunan perencanaan jangka panjang dan program prioritas, pengelolaan anggaran, pembinaan sumber daya manusia, koordinasi regulasi dan advokasi hukum, serta dukungan administratif kepada seluruh unit organisasi.

Menteri Brian berharap peran tersebut dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarsatuan kerja, sehingga semua unit bergerak di arah yang sama, saling mendukung, serta bekerja berdasarkan prioritas.

Sementara, Inspektur Jenderal memegang peran penting dalam memastikan kebijakan dan program Kemdiktisaintek berjalan sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pengawasan perlu dilakukan sejak awal untuk memetakan risiko, mencegah penyimpangan, memperbaiki sistem, serta memastikan semua program berjalan tepat sasaran.

“Inspektorat Jenderal harus menjadi ujung tombak penguatan integritas, pencegahan korupsi, serta penyalahgunaan wewenang,” tegas Mendiktisiantek.

Menteri Brian juga menekankan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya fokus pada menemukan kesalahan, tetapi juga memastikan adanya langkah perbaikan yang berkelanjutan.

Penguatan fungsi kesekretariatan dan pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemdiktisaintek dalam membangun organisasi, yang mampu mendukung kebijakan secara efektif dan akuntabilitas.

Menteri Brian menyebut sebesar apa pun program yang dijalankan, dampaknya tidak akan bertahan tanpa tata kelola yang baik dan kepercayaan publik.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Menteri Brian berpesan agar jabatan itu dipandang sebagai bagian dari pengabdian dan kesempatan menghadirkan perubahan yang berarti.

“Bangun kerja sama yang kuat, dengarkan berbagai masukan, berani mengambil keputusan, serta tempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan lainnya,” imbuhnya.

Dari penguatan di kepemimpinan ini, Kemdiktisaintek terus mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, adaptif, berintegritas, serta mampu berdampak besar bagi Indonesia.

Mendiktisaintek melantik 2 pejabat baru di lingkungan kerjanya yaitu Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek dan Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories