Kemenkes Sebut 40 Persen Anak Sekolah Alami Gigi Berlubang, Cek Kesehatan Gratis Disisir Lintas Sektor

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB
Ilustrasi pemeriksaan gigi di sekolah dibuat dengan bantuan ChatGPT AI
Ilustrasi pemeriksaan gigi di sekolah dibuat dengan bantuan ChatGPT AI

RIWARA.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menargetkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah sebagai langkah deteksi dini mengatasi ancaman karies gigi, anemia, hingga obesitas pada peserta didik di seluruh Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat meninjau pelaksanaan CKG Anak Sekolah di SMPN 5 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).

Peninjauan lapangan ini dilakukan bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan.

Wamenkes menegaskan bahwa edukasi dan pemeliharaan kondisi fisik murid menjadi fondasi utama sebelum membentuk generasi manusia Indonesia yang unggul.

Berdasarkan data Kemenkes hingga Agustus 2026, program CKG nasional telah menjangkau 15,2 juta siswa dari total target sasaran 50 juta anak sekolah.

Hasil pemeriksaan medis secara nasional menunjukkan masalah karies atau gigi berlubang menjadi temuan tertinggi yang mendominasi peserta didik, yakni mencapai 40,9 persen.

Selain karies gigi, ancaman kesehatan utama lainnya yang ditemukan pada anak sekolah adalah kasus anemia pada remaja putri, lonjakan tekanan darah, serta serumen impaksi atau penumpukan kotoran telinga.

Kondisi memprihatinkan juga tercatat di Kota Bogor, di mana angka karies gigi pada siswa menembus 48,79 persen dari total cakupan pemeriksaan yang mencapai 49,62 persen.

Menanggapi tingginya temuan kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena meluncurkan inovasi layanan CKG Smart berupa tim medis mobile yang langsung memberikan terapi awal di sekolah-sekolah.

Tak hanya gangguan organ luar, anak-anak sekolah di Indonesia kini menghadapi ancaman beban ganda masalah gizi, mulai dari kekurangan nutrisi hingga gizi lebih atau obesitas yang telah menyentuh angka 7,2 persen.

Untuk menangani persoalan tersebut, Kemenkes mengintegrasikan program CKG dengan skema intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) guna mempersiapkan kesehatan remaja putri sebelum memasuki fase kehamilan di masa depan. (*)

 

Kemenkes ungkap 40% anak sekolah karies gigi. Program Cek Kesehatan Gratis Prabowo sasar 50 juta siswa demi tekan anemia & obesitas.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories