Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Laut Selatan, Ini yang Harus Dilakukan Masyarakat Pesisir

Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:41 WIB
Masyarakat di Wilayah Pesisir Diimbau Mewaspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter
Masyarakat di Wilayah Pesisir Diimbau Mewaspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter (Foto: Dibuat dengan AI Chat GPT)

RIWARA.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merilis prediksi gelombang tinggi yang berpotensi di Laut Selatan pada 12 Agustus hingga 14 Agustus 2026.

Kondisi ini dipengaruhi oleh pola angin di perairan DIY yang bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan sekitar 20-45 km/jam, sehingga meningkatkan potensi terbentuknya gelombang tinggi.

Tinggi gelombang yang mencapai 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Kulon Progo, Perairan Bantul, dan Perairan Gunung Kidul. Gelombang tinggi ini dapat membahayakan keselamatan aktivitas pelayaran maupun kegiatan masyarakat di laut dan pesisir.

Terkait kondisi tersebut, berikut ini imbauan dari BMKG DIY bagi masyarakat pesisir yang dilansir Riwara.id dari akun Instagram @stageof.sleman, Rabu 12 Agustus 2026:

- Nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal ukuran kecil diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, kondisi angin, serta tinggi gelombang sebelum melaut.

- Masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai selatan DIY, diimbau untuk tidak mendekati bibir pantai dan tetap waspada terhadap ombak besar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

- Hindari aktivitas berenang, memancing, atau olahraga air yang dapat membahayakan di wilayah perairan selatan DIY.

- Selalu pantau informasi cuaca dan gelombang laut dari BMKG.

- Wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai, untuk selalu memperhatikan informasi dan arahan petugas setempat, serta menghindari aktivitas di laut ketika kondisi tidak memungkinkan.

Gelombang Tinggi di Kebumen

Selain di DIY, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen juga merilis kewaspadaan terhadap gelombang tinggi wilayahnya. Gelombang 4 Meter hingga 6 Meter berpotensi terjadi di barat Lampung serta selatan Jawa Tengah.

Gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan masyarakat, seperti perahu kecil yang dapat terombang-ambing, aktivitas pelayaran dan penyeberangan berisiko tinggi, potensi abrasi dan kerusakan fasilitas di pesisir, serta dapat menghantam pemukiman di wilayah pantai.

BPBD Kebumen mengimbau masyarakat terutama nelayan dan pengguna perahu kecil untuk tidak melaut sementara waktu, masyarakat di pesisir agar menjauhi area pantai dan berhati-hati terhadap gelombang tinggi, serta selalu memantau innformasi cuaca terkini dari BMKG.

Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi di laut selatan pada pertengahan Agustus 2026.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories