Hujan Meteor Perseid akan Terjadi 13 Agustus 2026 Dini Hari, Fenomena Ini Bisa Disaksikan dengan Pandangan Mata, Bagaimana Keunikannya?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:31 WIB
Ilustrasi - Fenomena Alam Hujan Meteor Perseid Bisa Disaksikan Langsung Pada 13 Agustus 2026 Dini Hari
Ilustrasi - Fenomena Alam Hujan Meteor Perseid Bisa Disaksikan Langsung Pada 13 Agustus 2026 Dini Hari (Foto: Dibuat dengan AI Chat GPT)

RIWARA.id – Fenomena alam berupa Hujan Meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus 2026 dini hari. Tahun ini, pengamatan bisa dilakukan secara optimal karena bertepatan dengan fase Bulan Baru, sehingga langit lebih gelap.

Sebagai informasi, Hujan Meteor Perseid adalah hujan meteor yang tampak berasal dari arah rasi bintang Perseus. Saat puncaknya, pengamat dapat menyaksikan rata-rata sekitar 1-2 meteor per menit pada kondisi langit yang ideal. Hujan meteor ini berasal dari sisa debu Komet 109P/Swift-Tuttle.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Thomas Djamaluddin, mengatakan setiap tahun Bumi berpapasan dengan sisa debu komet sehingga terjadi fenomena hujan meteor, yang memiliki arah dan waktu kemunculan yang tetap setiap tahunnya.

“Hujan Meteor Perseid tergolong hujan meteor yang kuat sehingga menarik minat para penggemar astronomi,” jelas Prof. Thomas Djamaluddin.

Dilansir Riwara.id dari akun Instagram @brin_indonesia, Rabu 12 Agustus 2026, berikut ini cara mengamati Hujan Meteor Perseid:

- Pilih lokasi yang minim polusi cahaya.

- Pastikan medan pandang ke arah Timur Laut tidak terhalang bangunan gedung atau pepohonan.

- Kondisi laingit di arah Timur Laut cerah dan tidak tertutup awan.

- Arahkan pandangan mata ke langit di arah Timur Laut. Pada kondisi ideal, akan terlihat sekitar 1-2 meteor per menit yang melesat ke berbagai arah dari titik pancar di rasi Perseus.

- Tidak memerlukan alat, baik teleskop atau binokular. Pengamatan dengan mata telanjang akan lebih ideal karena memberikan medan pandang yang lebih luas.

- Waktu terbaik pengamatan adalah tengah malah hingga menjelang fajar (pukul 00.13 – 05.36 waktu setempat).

Karakteristik Hujan Meteor Perseid

- Terjadi setiap tahun dan aktif mulai pertengahan bulan Juli hingga akhir bulan Agustus.

- Puncak aktivitas terjadi sekitar tanggal 12 Agustus hingga 13 Agustus.

- Memunculkan sekitar 50 hingga 100 meteor per jam.

- Terkenal sangat terang, cepat, dan sering meninggalkan jejak cahaya atau bola api.

Itulah informasi tentang fenomena alam Hujan Meteor Perseid yang akan berlangsung pada 13 Agustus 2026 dini hari. Untuk mendapatkan info lebih lengkapnya, bisa kunjungi akun Instagram @brin_indonesia.

Fenomena alam Hujan Meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus 2026 dini hari. Pengamatan langsung bisa dilakukan mulai pukul 00.13 hingga 05.36 waktu setempat.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories