RIWARA.id – Kekurangan vitamin A sering kali tidak terlihat, tetapi dampaknya dapat dirasakan sejak masa kehamilan hingga anak tumbuh besar. Di Indonesia, kekurangan vitamin A pada ibu hamil masih banyak ditemui dan dapat mengancam kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Berdasarkan data, ada 2 dari 10 ibu hamil yang menderita KVA (kekurangan vitamin A) subklinis. Padahal, vitamin A dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ibu, mendukung perkembangan janin, dan memperkuat daya tahan tubuh.
Lalu, apa dampaknya bagi kesehatan ibu hamil? Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat mempengaruhi anak sejak dalam kandungan hingga usia sekolah. Beberapa risiko kesehatannya seperti anemia pada ibu, bayi lahir dengan berat badan rendah, gangguan pertumbuhan, stunting, serta menurunnya daya tahan tubuh.
Di masa kehamilan, khususnya trimester ketiga menjadi periode penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin A ibu dan janin. Apabila pengobatan dilakukan setelah terindikasi gangguan malnutrisi, maka bisa terlambat.
Minyak Sawit Merah
Untuk menjaga kesehatan ibu hamil, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) melakukan inovasi untuk pendampingan program pemerintah berupa pola makan bergizi seimbang. Inovasi ini berupa pangan berbahan minyak sawit merah yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan mendukung pencegahan stunting sejak dalam kandungan.
Dilansir Riwara.id dari akun Instagram @bpdp.id, Sabtu 8 Agustus 2026, minyak swait merah yang kaya akan provitamin A (terutama beta-karoten), dapat diolah menjadi suplemen makanan berbentuk sirup yang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin A pada ibu hamil.
Pemberian sirup berbahan minyak sawit merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dan serum retinol ibu hamil. Dari inovasi itu, sumber daya lokal Indonesia berpotensi menjadi solusi perbaikan status gizi ibu hamil.
Inovasi baru ini juga dapat mendukung program pemberian tablet merah darah pada ibu hamil dan suplementasi vitamin A ibu nifas yang saat ini sudah berjalan. Tujuannya adalah menyediakan pilihan tambahan asupan vitamin A yang mudah dikonsumsi secara rutin dan berkelanjutan.
Pemanfaatan minyak sawit merah ini bukan hanya tentang komoditas, tetapi juga peluang untuk kesehatan seperti:
- Melindungi kesehatan ibu dan anak.
- Mencegah stunting pada anak sejak dalam kandungan.
- Memperkuat industri pangan lokal.
- Membangun generasi Indonesia yang lebih sehat.
Sebagai tambahan informasi, minyak sawit merah adalah minyak nabati dari daging buah kelapa sawit yang diproses ringan, sehingga mempertahankan warna merah alami dengan kandungan nutrisi yang tinggi.
Ada beberapa perbedaan dengan minyak biasa. Pertama, pengolahannya minimal dan tidak melalui tahap pemutihan ekstrem seperti minyak goreng biasa. Kedua, vitamin dan antioksidan alaminya tidak hilang saat pengolahan. Ketiga, warnanya merah pekat dengan aroma khas buah sawit. Cara penggunaannya bisa untuk memasak atau dikonsumsi secara langsung.
Minyak Sawit Merah Mengandung Provitamin A karena pengolahannya yang ringan, sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan ibu hamil.