RIWARA.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Saat ini, Indonesia memasuki fase kritis Karhutla karena sedang berada di puncak Musim Kemarau (Juli – September), yang ditambah dengan fenomena El Nino yang mencapai level kuat.
Menurut data BMKG, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Indonesia pada puncak kemarau tahun ini meningkat tajam. Dari data per awal bulan Agustus 2026, akumulasinya mencapai 9.538 titik panas nasional. Dua wilayah di Indonesia yang memiliki catatan hotspot tertinggi adalah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Kondisi tersebut mengakibatkan penurunan kualitas udara karena pencemaran asap. Dalam monitoring PM2.5 menunjukkan tingginya rata-rata wilayah terdampak, seperti Kubu Raya yang telah memasuki level tidak sehat, bahkan berbahaya. Selain itu, wilayah di sekitarnya seperti Mempawah dan Pekanbaru juga mendekati ambang batas tersebut.
Berikut ini upaya dari BMKG untuk antisipasi, adaptasi, dan mitigasi Karhutla, yang dilansir Riwara.id dari akun Instagram @infobmkg, Selasa 11 Agustus 2026:
- Mencegah Kebakaran Hutan
Hindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan api, terutama di dekat lahan atau hutan yang kering dan mudah terbakar.
- Pembasahan Lahan Gabut
Pengoperasian sekat kanal dan pemantauan tinggi muka air tanah gambut agar tetap basah, dan mencegah pembakaran bawah permukaan.
- Patroli Terpadu dan Ground Fighting
Mendukung tim di lapangan seperti Maggala Agni, TNI/Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk pencegahan dan pemadaman Karhutla.
- Proteksi Kesehatan PM2.5
Memakai masker N95, pembatasan aktivitas di luar ruangan, serta pembentukan posko ruang aman asap di area yang tidak sehat.
Bagi masyarakat yang terdampak Karhutla, ada beberapa tips untuk melindungi kesehatan diri dari polusi asap:
1. Kurangi aktivitas di luar rumah.
2. Menggunakan masker N95 atau FFP2 saat keluar rumah.
3. Tutup rapat pintu dan jendela rumah.
4. Perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi.
5. Konsumsi makanan bergizi dan kaya antioksidan.
6. Segera kunjungi fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas.
7. Baca panduan lengkap menjaga kesehatan diri dari World Health Organization (WHO).
BMKG merilis informasi kesiagaan Karhutla saat puncak musim kemarau Tahun 2026. Indonesia kini memasuki fase kritis.