Pesawat Raksasa Airbus A-380 Mendarat di Cengkareng, Pertamina Sukses Pasok 92.901 Liter Avtur

Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:57 WIB
Mobil tangki PT Pertamina Patra Niaga mengisi bahan bakar pesawat Airbus A-380 dibuat dengan bantuan ChatGPT AI
Mobil tangki PT Pertamina Patra Niaga mengisi bahan bakar pesawat Airbus A-380 dibuat dengan bantuan ChatGPT AI

RIWARA.id – PT Pertamina Patra Niaga berhasil memasok sebanyak 92.901 liter bahan bakar avtur untuk pesawat berbadan lebar terbesar di dunia, Airbus A-380, yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Pengisian bahan bakar jumbo tersebut diperuntukkan bagi armada Emirates dengan nomor penerbangan EK359 rute Jakarta–Dubai pada Sabtu (8/8/2026).

Kepastian operasional bebas hambatan ini dikonfirmasi langsung oleh Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Kitty menegaskan bahwa pendaratan dan pengisian ulang armada komersial terbesar tersebut menjadi pembuktian kesiapan infrastruktur aviasi nasional.

Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta terbukti andal dalam menangani kebutuhan penerbangan pesawat super jumbo secara tepat waktu dan aman.

“Pertamina Patra Niaga berhasil melayani pengisian 92.901 liter avtur dengan proses yang aman dan lancar,” kata Kitty.

Ia menjelaskan bahwa penanganan pesawat raksasa sekelas Airbus A-380 tidak sekadar mengandalkan ketersediaan stok bahan bakar di tangki penyimpanan.

Operasi penunjang ini menuntut kesiapan komprehensif yang mencakup keandalan armada pengisi, kecepatan alir bahan bakar, hingga kompetensi tinggi para teknisi di lapangan.

Seluruh elemen teknis harus presisi karena keselamatan dan ketepatan waktu keberangkatan pesawat menjadi prioritas utama standar aviasi internasional.

Guna mendukung pengisian avtur berkapasitas raksasa tersebut, AFT Soekarno-Hatta mengerahkan armada khusus berupa hydrant dispenser berkecepatan tinggi.

Peralatan khusus ini mampu mengalirkan avtur dengan debit mencapai 2.500 hingga 4.000 liter per menit (liter per minute/LPM).

Kecepatan alir tersebut jauh melampaui fasilitas pengisian pesawat berbadan sedang (narrow body) yang rata-rata hanya berkecepatan 1.000 hingga 1.500 LPM.

Dengan spesifikasi peralatan bertekanan tinggi ini, proses pengisapan puluhan ribu liter avtur ke dalam tangki sayap A-380 dapat dirampungkan tanpa memicu penundaan jadwal terbang (delay).

Di samping keandalan kecepatan, Pertamina Patra Niaga juga menerapkan kontrol kualitas ketat untuk menjamin kemurnian bahan bakar jenis Jet A-1 tersebut.

Setiap tetes avtur melalui pengujian laboratorium lapangan untuk memastikan keterlacakan (traceability) dan kebersihan bahan bakar dari kontaminasi cairan lain maupun partikel asing.

Keberhasilan melayani penerbangan A-380 ini semakin memperkuat posisi Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub penerbangan internasional bernilai strategis di kawasan Asia Tenggara. (*)

Pertamina Patra Niaga pasok 92.901 liter avtur untuk Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta. Bukti kesiapan layanan aviasi kelas dunia.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories