Kemenag Buka Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Program Unggulan Keagamaan, Jenjang S1, S2, S3, Ini Kualifikasinya

  • Ayu Abriyani
  • Minggu, 29 Maret 2026 | 20:16 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Ilustrasi - Kemenag Resmi Membuka Pendaftaran BIB 2026
Ilustrasi - Kemenag Resmi Membuka Pendaftaran BIB 2026 (Foto: Instagram.com/@lpdp_ri)

RIWARA.id – Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2026. Program beasiswa ini merupakan hasil kerja sama dengan LPDP dari Kementerian Keuangan untuk pembiayaannya.

Pendaftaran dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026 melalui link beasiswa.kemenag.go.id. Ada 5 pilihan program beasiswa yang ditawarkan, salah satunya adalah Program Unggulan Keagamaan untuk jenjang S1, S2 dan S3.

Untuk Program Unggulan Keagamaan jenjang Sarjana (S1), ditujukan bagi siswa lulusan Madrasah Tsanawiyah/Aliyah, Widyala Madyama/Utama, Dhammaseka Muda/Utama, Sekolah Teologi Kristen Menengah Pertama/Menengah Atas, Sekolah Agama Katolik Menengah Pertama/Menengah Atas, serta Sekolah Agama Konghucu Menengah Pertama/Menengah Atas.

Dikutip Riwara.id dari laman beasiswa.kemenag.go.id, Minggu 29 Maret 2026, berikut ini persyaratan bagi pelamar BIB Program Unggulan Keagamaan jenjang S1:

- Warga Negara Indonesia.

- Usia pelamar maksimal 24 tahun per 31 Desember 2026.

- Telah menyelesaikan jenjang pendidika n menengah (SMA/MA/SMK).

- Pelamar yang sedang menempuh studi S1 tidak boleh mendaftar program beasiswa jenjang ini.

- Pendaftar lulusan pendidikan menengah di luar negeri, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi transkrip nilai dari Kemdiktisaintek atau kemenag.

- Wajib melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan Kesehatan yang diterbitkan paling lama 3 bulan terakhir.

- Menulis profil diri dan riwayat pendidikan.

- Menulis Personal Statement atau Essay terkait kesiapan melanjutkan studi.

- Menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia terkait rencana pasca studi.

- Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat menjadi nilai tambah.

- Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas.

- Mengunggah ijazah dan transkrip nilai pendidikan dasar dan menengah.

- Mengunggah sertifikat Bahasa Asing yang berlaku paling lambat dalam 2 tahun terakhir. Program S1 dalam negeri (TOEFL ITP 435 atau Sertifikat Bahasa Inggris PTKIN 450). Program S1 luar negeri (TOEFL ITP 520, TOEFL IBT 61, Duolingo 110, atau IELTS 6,0).

- Melampirkan Sertifikat Kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan PTKIN. Program S1 dalam negeri (450). Program S1 luar negeri (550).

Sementara, untuk Program Unggulan Keagamaan jenjang S2 dan S3 ditujukan bagi Guru, PNS, Tenaga Kependidikan, Alumni Pendidikan Keagamaan, dan D osen. Berikut ini kualifikasi untuk para pelamar:

- Warga Negara Indonesia.

- Usia pelamar maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026 untuk program Magister (S2). Lalu, bagi pendaftar program Doktor (S3) berusia maksimal 48 tahun per 31 Desember 2026.

- Pelamar telah menyelesaikan studi D4 atau S1 untuk pendaftar program S2, dan menyelesaikan studi S2 bagi pendaftar program S3.

- Pelamar yang sedang menempuh pendidikan S2 atau S3 tidak boleh mendaftar program ini.

- Pelamar yang berstatus CPNS dan PPPK tidak diperbolehkan mendaftar program ini.

- Pelamar dari lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi transkrip nilai dari Kemdiktisaintek atau Kemenag.

- Wajib melampirkan Berkas Status Profesi yaitu Guru (mencantumkan NUPTK atau NPK), Dosen (mencantumkan NIDN/NUPTK), Tenaga Kependidikan (melampirkan SK Pengangkatan dengan masa kerja minimal 2 tahun), dan Alumni Pendidikan Keagamaan (melampirkan Surat Pernyataan).

- Pelamar wajib melampirkan Surat Izin yang ditandatangani oleh Pimpinan Instansi atau Lembaga paling lama 3 bulan terakhir.

- Melampirkan Surat Rekomendasi Akademisi atau Tokoh Masyarakat.

- Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan Kesehatan, paling lama 3 bulan terakhir.

- Menulis profil diri beserta riwayat pendidikan.

- Menulis Personal Stateme nt atau Essay terkait kesiapan dalam melanjutkan studi.

- Menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia dan rencana pasca studi.

- Menulis Proposal Penelitian bagi pelamar beasiswa jenjang S3.

- Pelamar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat menjadi nilai tambah.

- Menyetujui pernyataan untuk komitmen dan integritas.

- Menunggah ijazah atau Surat Keterangan Lulus dan Transkrip. Bagi pendaftar jenjang S2 wajib memiliki IPK 3,00 (skala 4) untuk lulusan S1. Sementara, untuk pendaftar jenjang S3 wajib memiliki IPK 3,25 (skala 4) untuk jenjang S2.

- Mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Asing paling lama 2 tahun terakhir. Program S2 dalam negeri (TOEFL ITP 450, Duolingo 80 atau IELTS 5,0). Program S2 luar negeri (TOEFL ITP 520, TOEFL IBT 61, Duolingo 110 atau IELTS 6,0). Program S3 dalam negeri (TOEFL ITP 500, Duolingo 90 atau IELTS 5,5). Program S3 luar negeri (TOEFL ITP 550, TOEFL IBT 80, Duolingo 120 atau IELTS 6,5).

- Wajib melampirkan Sertifikat Kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan PTKIN. Program S2 dalam negeri (500), Program S2 luar negeri (550), Program S3 dalam negeri (550), dan Program S3 luar negeri (550).

 

Untuk informasi selengkapnya, bisa kunjungi langsung laman resmi beasiswa.kemenag.go.id atau akun Instagram @awardeebib_indonesia.

Kemenag buka BIB 2026 untuk Program Unggulan Keagamaan. Tersedia jenjang S1, S2 dan S3. Pendaftaran mulai 1 April.

Foto Editor
Author : Ayu Abriyani

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

Topic News