Dibuka! Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Program Pesantren Jenjang S1, S2, S3, Ini Persyaratannya

  • Ayu Abriyani
  • Minggu, 29 Maret 2026 | 17:52 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Kemenag Resmi Membuka Pendaftaran Program BIB 2026
Kemenag Resmi Membuka Pendaftaran Program BIB 2026 (Foto: Instagram.com/@awardeebib_indonesia)

RIWARA.id – Kementerian Agama (Kemenag) yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan, kembali membuka pendaftaran program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.

Program beasiswa ini menyediakan pendanaan penuh dalam menempuh Pendidikan di perguruan tinggi terbaik di dalam dan luar negeri untuk mencetak SDM yang unggul. Dalam BIB 2026, tersedia pilihan program yaitu Pesantren (S1, S2, S3), Unggulan Keagamaan (S1, S2, S3), Double Degree, Akselerasi, dan Targeted (PJJ).

Pendaftaran calon penerima beasiswa dibuka secara online melalui link resmi di beasiswa.kemenag.go.id mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Bagi yang berminat mendaftar, berikut ini persyaratan Beasiswa Pesantren (S1, S2 dan S3) yang dikutip Riwara.id dari akun Instagram @awardeebib_indonesia, Minggu 29 Maret 2026:

Beasiswa Pesantren S1

- Warga Negara Indonesia.

- Usia maksimal 24 tahun per 31 Desember 2026.

- Telah menyelesaikan jen jang pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) lulusan 2026, 2025 dan 2024.

- Pelamar yang sedang menempuh studi S1 tidak boleh mendaftar program beasiswa.

- Pelamar yang terdaftar dalam EMIS Kemenag wajib melampirkan NSPP dan NISN.

- Melampirkan Surat Rekomendasi jika telah mukim minimal 3 tahun dan mampu memahami Kitab Kuning dari pesantren yang ditandatangani Pimpinan Pesantren.

- Melampirkan Rapot Santri sebagai santri dalam 2 tahun terakhir atau Syahadah.

- Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan Kesehatan yang diterbitkan paling lama 3 bulan terakhir.

- Menulis profil diri dan riwayat pendidikan.

- Menulis Personal Statement atau Essay terkait kesiapan untuk melanjutkan studi.

- Menulis komitmen kembali ke Indonesia terkait rencana pasca studi.

- Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan  serta pengalaman organisasi dapat menjadi nilai tambah.

- Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas.

- Bagi pendaftar yang mendaftar pada Daftar Kemitraan PTN dapat melampirkan LoA/Surat Keterangan Diterima /tangkap layer kelulusan SNBP dan SNBT.

- Mengunggah ijazah dan transkrip nilai Pendidikan dasar dan menengah.

Beasiswa Pesantren S2 dan S3

- Warga Negara Indonesia.

- Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026 untuk pendaftar program Magister (S2). Sementara, bagi pendaftar program Doktor (S3) berusia maksimal 48 tahun per 31 Desember 2026.

- Pelamar telah menyelesaikan studi D4 atau S1 bagi pendaftar program S2, dan menyelesaikan studi S2 bagi pendaftar program S3.

- Pelamar yang sedang menempuh Pendidikan S2 atau S3 tidak boleh mendaftar dalam program ini.

- Pendaftar dari kalangan CPNS dan PPPK tidak diperbolehkan mendaftar dalam program ini.

- Pendaftar dari lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi transkrip nilai dari Kemdiktisaintek atau Kemenag.

- Pendaftar wajib melampirkan berkas status profesi. Bagi Ustadz/Ustadzah atau Tenaga Kependidikan di pondok pesantren dengan masa kerja minimal 2 tahun wajib melampirkan SK Pengangkatan.

Bagi Dosen Ma’had Aly dengan minimal masa kerja 2 tahun dan masih aktif bekerja wajib melampirkan SK Pengangkatan. Lalu, bagi Alumni Pendidikan Keagamaan wajib melampirkan Surat Pernyataan sesuai format yang terlah ditentukan.

- Wajib melampirkan surat izin yang ditandatangani Pimpinan Instansi/Lembaga/Pondok Pesantren paling lama 3 bulan terakhir dari masa pendaftaran beasiswa.

- Surat Rekomendasi Akademisi atau Tokoh Masyarakat yang memiliki keahlian pada bisang keilmuan yang relevan dengan bidang studi yang akan ditempuh.

- Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan yang diterbitkan paling lama 3 bulan terakhir.

- Menulis profil diri dan Riwayat Pendidikan.

- Menulis Personal Statement atau Essay terkait kesiapan untuk melanjutkan studi.

- Menulis komitmen kembali ke Indonesia terkait rencana pasca studi.

- Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program Doktor (S3).

- Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas.

- Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan  serta pengalaman organisasi dapat menjadi nilai tambah.

- Menunggah ijazah atau Surat Keterangan Lulus dan Transkrip dengan ketentuan pendaftar jenjang S2 wajib memiliki IPK 3,00 (skala 4) untuk jenjang S1. Sementara, untuk pendaftar jenjang S3 wajib memiliki IPK 3,25 (skala 4) untuk jenjang S2.

- Mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Asing paling lambat 2 tahun terakhir. Program S2 dalam negeri (TOEFL ITP 450, Duolingo 80 atau IELTS 5,0). Program S2 luar negeri (TOEFL ITP 520, TOEFL IBT 61, Duolingo 110 atau IELTS 6,0). Program S3 dalam negeri (TOEFL ITP 500, Duolingo 90 atau IELTS 5,5).

- Wajib melampirkan Sertifikat Kemampuan Bahasa Arab yang diterbitkan PTKIN. Program S2 dalam negeri (500), Program S2 luar negeri (550), dan Program S3 dalam negeri (550).  ;

Kemenag membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 untuk Program Pesantren Jenjang S1, S2, S3. Pendaftaran dibuka mulai 1 April.

Foto Editor
Author : Ayu Abriyani

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

Topic News