
Riwara.id - Tak banyak deretan nama pembalap Indonesia yang berhasil unjuk gigi di MotoGP, tapi sosok Veda Ega Pratama berhasil mencuri perhatian.
Nama Vega berhasil menyedot perhatian penikmat olahraga balap MotoGP Indonesia. Wajar saja, Veda Ega Pratama berhasil naik podium di lintasan Moto3 seri Brazil 2026.
Di balik keberhasilan tersebut, siapa sangka Veda Ega Pratama telah menggeluti dunia racing sejak usia 6 tahun.
Bak pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya, minat dan bakat dalam dunia olahraga balap Veda Ega telah ditumbuhkan oleh ayahnya.
Ayah Veda Ega Pratama adalah pembalap nasional yang sudah menggenalkannya dengan motor mini sejak masih bocil.
Kini bocil yang suka balapan tersebut telah memasuki masa remaja dan bakatnya semakin terasah di kancah dunia hingga berhasil berlaga di Moto3 MotoGP.
Bagaimana perjalanan karir Veda Ega sejak bocil suka balapan hingga melintasi sirkuit MotoGP? Berikut Riwara.id merangkumnya.
Awal Mula Karir Veda Ega Pratama
Sosok Veda Ega Pratama kini semakin dikenal sebagai salah satu talenta muda Indonesia di dunia balap motor internasional.
Namun di balik pencapaiannya, terdapat perjalanan panjang yang dimulai sejak usia sangat dini, dipenuhi dukungan keluarga, serta tekad kuat untuk membawa nama Indonesia ke level dunia.
Ketertarikan Veda terhadap dunia balap sudah muncul sejak kecil.
Pemilik hobi mancing ini tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan motorsport, terutama karena sang ayah merupakan seorang pembalap di kejuaraan nasional.
Dalam salah satu kisahnya, ia mengenang masa-masa awal menggeluti dunia balapan motor.
“It all started when I was 6 years old. I love racing because I used to often watch my father practice and race,” dikutip Riwara dari laman Redbull.
Ia juga menambahkan, ayahnya menjadi sosok penting yang memperkenalkan dunia balap sejak usia lima tahun, bahkan memberinya motor Mini GP sebagai langkah awal.
Dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam perjalanan karier Veda di dunia racing.
Veda mengakui, kedua orang tuanya selalu memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun kehadiran dalam setiap langkahnya di dunia balap.
Ia mulai mengikuti balapan pertamanya pada usia enam tahun, sebuah langkah awal yang kemudian berkembang menjadi karier profesional.
Seiring bertambahnya usia, Veda tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga memiliki mimpi besar.
Pebalap MotoGP Idola Veda Ega
Veda Ega mengidolakan legenda MotoGP, Casey Stoner, dan bercita-cita menjadi pembalap Indonesia pertama di MotoGP sekaligus meraih gelar juara dunia.
“I want to be the first Indonesian MotoGP rider and become a world champion,” ucapnya men
Ambisi tersebut menjadi pendorong kuat dalam setiap langkah kariernya.
Perkembangan pesat Veda terlihat saat ia mengikuti Asia Talent Cup 2023. Bermula dari ajang tersebut, ia tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga mendapatkan banyak pelajaran penting.
Ia mengaku belajar bagaimana bersaing dengan pembalap lain, menemukan setelan motor terbaik, serta meningkatkan posisi berkendara.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Veda untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Prestasi Veda sebelum Naik Podium Moto3
Prestasi terbesar Veda sejauh ini datang dari keberhasilannya menjuarai Asia Talent Cup 2023. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu meraih gelar tersebut. Mengenang pencapaian itu, Veda mengatakan,
“My greatest achievement so far is the Asia Talent Cup 2023 because I was the first Indonesian champion in the Cup,” ucapnya.
Ia juga menyebut momen paling berkesan terjadi saat balapan di Malaysia, ketika ia memastikan gelar juara.
Selain itu, Veda juga mengungkapkan kecintaannya pada Sirkuit Motegi di Jepang yang menurutnya menantang karena memiliki kombinasi tikungan cepat serta kontur naik turun.
Hal ini menunjukkan bagaimana ia mulai memahami karakter lintasan secara lebih mendalam, sebuah kemampuan penting bagi pembalap profesional.
Di luar lintasan, Veda tetap menjalani kehidupan remaja pada umumnya. Ia menyukai aktivitas seperti memancing dan bersepeda, serta menikmati pelajaran olahraga di sekolah.
Meski demikian, fokus utamanya tetap pada balap motor dan pengembangan diri sebagai atlet.
Veda juga menanamkan prinsip hidup yang kuat dalam dirinya. Ia percaya, kerja keras hari ini akan menentukan masa depan.
Dalam pernyataannya, Veda Ega menegaskan pentingnya optimisme dan perjua ngan sebagai kunci kesuksesan di masa depan.*



..jpg)

.jpg)
Dulunya bocil racing naik motor mini, kini berhasil unjuk gigi di MotoGP, tapi sosok Veda Ega Pratama berhasil mencuri perhatian.