Cah Jogja! Profil Veda Ega Pembalap Indonesia di MotoGP Disebut Mirip Marc Marques

  • Apriani Alva
  • Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB
  • Default Publisher Publish by: Apriani Alva

Riwara.id - Penggemar MotoGP tentu sudah tak asing dengan sosok Veda Ega Pratama.

Pembalap Indonesia di MotoGP tersebut tengah mendapatkan banyak sorotan di kalangan sportmania lantaran prestasinya.

Wajar saja, jika profil Veda Ega saat belaga di MotoGp hingga hasil statistik terbarunya diburu penikmat olahraga.

Veda Ega Pratama berhasil mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia yang berlaga di MotoGP tepatnya di lintasan Moto3.

Bukan hanya berpartisipasi, Veda Ega Pratama berhasil naik podium di posisi ketiga sehingga membuat pihak MotoGP memberikan label First Indonesian Gran Prix Podium.

Bukan hanya mengharumkan nama bangsa Indonesia, potret meringis Veda Ega juga terpampang di social media MotoGP dengan caption "History has been made in Brazil."

Unggahan tersebut mengudara enam hari yang lalu usai balapan Moto3 MotoGP seri Brazil 2026 usai Veda Ega mengangkat tropi di podium dalam balutan racing suit bertuliskan Honda.

Keberhasilan tersebut membuat nama Veda Ega menuai banyak soroton bagi penikmat olahraga.

Berikut profil lengkap Veda Ega Pratama yang dirangkum Riwara.id dari berbagai sumber lengkap dengan awal karirnya sebagai pembalap Indonesia sebelum melenggang di MotoGP.

Profil Veda Ega Pembalap Indonesia di MotoGP

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian publik otomotif dunia setelah berhasil meraih podium ketiga pada ajang Moto3 GP Brasil 2026.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadinya, tetapi juga mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di ajang balap motor Grand Prix.

Veda Ega Pratama lahir di Wonosari, Yogyakarta, pada 23 November 2008.

Sejak usia muda, ia telah menunjukkan bakat besar di dunia balap motor. Kariernya mulai dikenal luas ketika berhasil menjadi juara Asia Talent Cup 2023, sebuah kompetisi yang menjadi jalur pembinaan pembalap muda menuju level dunia.

Prestasinya tersebut membuat Veda Ega menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang mampu meraih gelar tersebut hingga saat ini.

Perjalanan Karir Veda Ega

Perjalanan karier Veda Ega yang gemiang tak lepas dari sosok ayahnya. Veda telah menjajal dunia balapan saat usia lima tahun dengan mengendarai minibike.

Berkat kegigihannya, Veda Ega berhasil meraih gelar juara dalam ajang Kejuaraan Nasional Balap Underbone Klub Indonesia pada tahun 2019.

Dalam waktu yang bersamaa, Veda Ega juga terlibat dalam kompetisi di Sekolah Balap Astra Honda. Dalam ajang tersebut, ia berhasil menggondol beberapa gelar juara.

Karir balapannya semakin gemilang saat ia berlaga di ajang internasional seperti Red Bull MotoGP Rookies Cup dan JuniorGP.

Dalam kompetisi tersebut, performanya terus meningkat hingga berhasil finis sebagai runner-up di Rookies Cup. Hasil tersebut menjadi modal penting sebelum akhirnya naik ke level yang lebih tinggi, yakni Kejuaraan Dunia Moto3.

Pada musim 2026, Veda resmi bergabung dengan Honda Team Asia dan menjalani debutnya di Moto3.

Meski berstatus rookie, pembalap berusia 17 tahun tersebut mampu menunjukkan performa yang impresif sejak seri awal.

Ia bahkan langsung bersaing di barisan depan dan konsisten mencatatkan hasil positif dalam beberapa balapan awal musim.

Puncak pencapaiannya terjadi pada Moto3 GP Brasil 2026 yang digelar di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania.

Dalam balapan tersebut, Veda berhasil finis di posisi ketiga setelah melalui persaingan ketat. Ia mencatatkan waktu finis di belakang Máximo Quiles dan Marco Morelli, sekaligus mengamankan podium perdananya di ajang Moto3.

Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena diraih di musim debutnya. Penampilan Veda bahkan mendapat pujian dari berbagai pengamat MotoGP yang menilai gaya balapnya sudah matang meski masih berstatus rookie.

Kemampuannya dalam melakukan manuver dan membaca situasi balapan dinilai menjadi salah satu faktor kunci keberhasilannya menembus podium.

Sebelum meraih podium di Brasil, Veda juga sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di posisi lima pada seri Thailand.

Hasil tersebut menjadi fondasi penting yang membangun kepercayaan dirinya untuk bersaing di level tertinggi.

Tidak hanya itu, konsistensinya di awal musim membuat Veda mampu menempati posisi atas klasemen sementara Moto3 2026.

Dari dua seri pembuka, ia berhasil mengumpulkan poin signifikan dan langsung bersaing dengan para pembalap berpengalaman di kelas tersebut.

Prestasi yang diraih Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata, pembalap Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional.*

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian publik otomotif dunia setelah berhasil meraih podium ketiga pada ajang Moto3 GP Brasil 2026.

Foto Default
Author : Apriani Alva

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

Topic News