RIWARA.id - Kota Solo kini menjadi salah satu destinasi wisata saat perayaan lebaran. Banyak orang yang ingin berkunjung ke Kota Solo karena budaya dan kulinernya.
Salah satu destinasi wisata budaya di Kota Solo yang menjadi primadona adalah Karaton Surakarta Hadiningrat. Di kawasan Karaton Surakarta, tempat yang sering dikunjungi adalah Museum.
Museum Karaton Surakarta Hadiningrat telah dibuka kembali setelah revitalisasi mulai bulan Februari 2026.
Museum ini menawarkan tampilan baru yang lebih rapi dengan koleksi yang tertata. Selain Museum, Alun-Alun Kidul juga telah dibuka kembali untuk umum.
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) sekaligus Pengageng Sasono Wilopo Karaton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah Wandansari, mengatakan saat libur Lebaran 2026, jumlah pengunjung Karaton membeludak.
"Meskipun revitalisasi Museum masih sebagian kecil, tetapi kami tetap melayani masyarakat karena Museum sudah menjadi ruang publik," ujarnya saat dihubungi Riwara.id, Senin 23 Maret 2026.
Ia yang akrab dipanggil Gusti Moeng itu mengungkapkan jika jumlah pengunjung pada Minggu 22 Maret mencapai 900 orang, lalu pada Senin 23 Maret jumlah membeludak mencapai 1.300 orang.
"Dengan tingginya an tusiasme masyarakat, kami ingin meningkatkan pelayanan di Museum Karaton agar lebih bagus," tuturnya.
Ia pun berharap pemerintah bisa melanjutkan revitalisasi di Karaton Surakarta yang belum tertata, agar Karaton bisa lebih indah.
"Saat Lebaran, Museum (Karaton Surakarta) tidak tutup karena kami ingin melayani masyarakat," jelas Gusti Moeng.
Namun, lanjut dia, untuk jam buka Museum mundur menjadi agak siang yang biasanya mulai pukul 09.00 WIB menjadi pukul 10.00 WIB.
Gusti Moeng menambahkan jika harga tiket masuk ke Museum Karaton Surakarta masih sama yaitu mulai Rp25.000 per orang.
Dibangun di Era PB XII
Sebagai informasi, Museum Karaton didirikan berdasarkan ide pelestarian budaya Jawa di era Pakubuwono XII (PB XII), yang sebelumnya hanya dikenal sebagai art and gallery.
Museum ini didirikan untuk menyimpan benda bersejarah peninggalan Karaton Surakarta Hadiningrat yang dibang u n oleh Pakubuwono II (PB II) pada tahun 1745.
Koleksi di Museum Karaton Surakarta di antaranya benda pusaka, pakaian adat, serta alat-alat kesenian yang mencerminkan budaya Jawa.
Museum ini menjadi bagian integral dari pelestarian budaya dan sejarah di lingkungan Karaton Surakarta Hadiningrat.
Harga Tiket Masuk (HTM) Museum Karaton Surakarta
Umum/Domestik
35.000
Pelajar/Mahasiswa
25.000
Asing/Mancanegara
60.000
Kamera Profesional/Tripot Gpro
50.000
Jadwal Operasional
- Senin - Kamis: Pukul 09.00 - 14.00 WIB
- Jumat: Tutup
- Sabtu - Minggu: Pukul 09.00 - 15.00 WIB.
Ayu Abriyani






Pengunjung Museum Karaton Surakarta Hadiningrat membeludak saat libur Lebaran 2026. Museum menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Solo.