RIWARA.id — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berada di level tinggi pada perdagangan Selasa, 24 Maret 2026. Berdasarkan data terbaru, kurs jual dolar di sejumlah bank besar telah menembus kisaran Rp17.100 per dolar AS.
Mengacu pada kurs referensi Bank Indonesia, nilai tukar USD tercatat di level Rp16.905 (beli) dan Rp17.075 (jual).
Kurs BI Hari Ini
Berikut beberapa mata uang utama berdasarkan kurs BI:
USD: Rp16.905 (beli) | Rp17.075 (jual)
EUR: Rp19.314 | Rp19.509
GBP: Rp22.387 | Rp22.614
SGD: Rp13.186 | Rp13.320
JPY: Rp10.612 | Rp10.720
Kurs Bank Mandiri
Sementara itu, kurs di Bank Mandiri menunjukkan:
USD: Rp16.950 (beli) | Rp16.980 (jual)
EUR: Rp19.471 | Rp19.513
GBP: Rp22.539 | Rp22.586
SGD: Rp13.252 | Rp13.282
JPY: Rp106,29 | Rp106,55
Kurs BCA Hari Ini
Adapun kurs di Bank Central Asia atau BCA berada di level:
USD: Rp16.915 (beli) | Rp17.105 (jual)
EUR: Rp19.520 | Rp19.989
GBP: Rp22.579 | Rp23.112
SGD: Rp13.196 | Rp13.501
JPY: Rp105,65 | Rp109,16
Analisis: Rupiah Masih Tertekan
Kurs rupiah yang bertahan di atas Rp17.000 per dolar AS menunjukkan tekanan yang masih kuat di pasar keuangan global.
Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain:
Ketidakpastian geopolitik global
Pergerakan suku bunga AS
Fluktuasi harga komoditas
Perbedaan kurs antar bank juga menjadi perhatian, terutama bagi pelaku bisnis dan investor yang aktif dalam transaksi valas.
Rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS, dengan kurs jual di perbankan menembus Rp17.100. Kondisi ini menuntut pelaku pasar untuk lebih cermat dalam melakukan transaksi dan lindung nilai (hedging).*
Inung R Sulistyo






Kurs rupiah terhadap dolar AS hari ini, 24 Maret 2026, berada di kisaran Rp17.000. Simak rincian kurs BI, Mandiri, dan BCA.