RIWARA.id – Tragedi memilukan menimpa militer Kolombia setelah sebuah pesawat angkut Lockheed Martin Hercules C-130 jatuh tak lama setelah lepas landas di wilayah selatan negara tersebut, Senin (23/3/2026). Otoritas setempat mengonfirmasi sedikitnya 66 orang tewas dalam insiden maut yang mengangkut total 121 penumpang tersebut.
Dikutip dari The Guardian, pesawat yang sebagian besar mengangkut personel tentara ini jatuh di dekat Puerto Leguízamo, sebuah wilayah di pedalaman Amazon yang berbatasan langsung dengan Peru. Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sánchez, menyatakan bahwa pesawat tengah dalam misi mobilisasi pasukan saat kecelakaan terjadi.
"Pesawat mengalami masalah dan jatuh sekitar dua kilometer dari bandara," ungkap Komandan Angkatan Udara Kolombia, Carlos Fernando Silva.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap hitam pekat membumbung dari padang rumput yang dikelilingi hutan lebat. Warga lokal tampak heroik membantu evakuasi korban menggunakan sepeda motor, sementara sebagian lainnya bahu-membahu memadamkan api di lokasi reruntuhan sebelum tim penyelamat tiba.
Presiden Petro Soroti Alutsista Uzur
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menyebut peristiwa ini sebagai "kecelakaan mengerikan yang seharusnya tidak pernah terjadi". Dalam pernyataan panjangnya, Petro mengungkapkan rasa frustrasinya atas birokrasi yang selama ini menghambat rencananya untuk meremajakan armada militer Kolombia.
"Jika pejabat administratif sipil atau militer tidak mampu menghadapi tantangan ini (peremajaan armada), mereka harus dicopot," tegas Petro.
Meski penyebab pasti masih diselidiki, Menhan Pedro Sánchez memastikan bahwa pesawat dalam kondisi layak terbang dan kru memiliki kualifikasi yang memadai. Ia juga menepis spekulasi bahwa pesawat jatuh karena serangan dari kelompok pemberontak bersenjata yang banyak beroperasi di wilayah tersebut.
Catatan Kelam Hercules C-130
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan pesawat angkut militer di Amerika Latin. Ironisnya, nomor ekor pesawat yang jatuh ini diketahui cocok dengan unit pertama dari tiga pesawat bekas yang dikirim Amerika Serikat ke Kolombia dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari bantuan militer.
Hercules C-130 sendiri merupakan pesawat legendaris yang pertama kali meluncur tahun 1950-an. Kolombia telah menggunakan model ini sejak akhir 1960-an untuk mendukung operasi militer dalam konflik internal yang telah berlangsung selama enam dekade.
Kecelakaan ini terjadi hanya berselang kurang dari sebulan setelah insiden serupa menimpa Hercules C-130 milik Angkatan Udara Bolivia yang jatuh di kota El Alto, yang menewaskan lebih dari 20 orang. Saat ini, dua pesawat medis dengan kapasitas 74 tempat tidur telah dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi 77 korban luka ke rumah sakit di Bogota. (***)
Ari Kristyono


Pesawat Hercules C-130 milik militer Kolombia jatuh di Amazon, menewaskan 66 orang. Presiden Gustavo Petro soroti kendala peremajaan alutsista uzur.