Tak Perlu Google Translate, WhatsApp Akan Terjemahkan Pesan Otomatis

  • Inung R Sulistyo
  • Minggu, 22 Maret 2026 | 19:54 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Ilustrasi fitur baru WhatsApp yang memungkinkan pesan diterjemahkan secara otomatis di dalam percakapan tanpa keluar dari aplikasi.
Ilustrasi fitur baru WhatsApp yang memungkinkan pesan diterjemahkan secara otomatis di dalam percakapan tanpa keluar dari aplikasi. (Foto: Ilustrasi di buat menggunakan teknologi buatan AI)

 

RIWARA.id - WhatsApp kembali menyiapkan inovasi baru yang berpotensi mengubah cara pengguna berkomunikasi lintas bahasa. Aplikasi pesan instan milik Meta ini dikabarkan tengah mengembangkan fitur terjemahan otomatis yang dapat langsung bekerja di dalam percakapan.

Fitur ini dirancang untuk mempermudah komunikasi antara pengguna yang menggunakan bahasa berbeda, baik dalam chat pribadi maupun grup.

Jika sebelumnya pengguna harus menyalin pesan ke aplikasi lain untuk menerjemahkan, ke depan proses tersebut bisa dilakukan langsung di dalam WhatsApp secara instan.

Dari Manual ke Otomatis

Berdasarkan laporan dari WABetaInfo, versi awal fitur ini sudah sempat muncul di pembaruan WhatsApp untuk iOS.

Pada tahap tersebut, pengguna bisa memilih pesan tertentu, lalu melihat hasil terjemahannya secara langsung.

Namun, dalam pengembangan terbaru, WhatsApp disebut tengah menyederhanakan proses tersebut menjadi lebih praktis.

Pada versi beta yang tersedia melalui TestFlight, ditemukan bahwa sistem kin i mampu menerjemahkan pesan secara otomatis tanpa perlu dipilih satu per satu.

Artinya, setiap pesan yang masuk bisa langsung ditampilkan dalam bahasa yang dipahami pengguna.

Bisa Diatur Sesuai Kebutuhan

Pengguna nantinya akan memiliki kontrol penuh terhadap fitur ini.

Pengaturan terjemahan bisa diakses melalui menu info obrolan. Di sana, pengguna dapat:

Mengaktifkan atau menonaktifkan terjemahan otomatis
Menentukan bahasa asal
Memilih bahasa tujuan

Dengan sistem ini, pengguna tetap bisa menyesuaikan pengalaman sesuai kebutuhan masing-masing.

Tetap Aman dengan Enkripsi

Salah satu kekhawatiran terbesar dalam fitur semacam ini adalah privasi. Namun, WhatsApp diklaim tetap mempertahankan standar keamanannya.

Fitur terjemahan ini tetap berjalan dengan sistem end-to-end encryption, yang berarti hanya pengirim dan penerima yang bisa membaca isi pesan.

Menariknya, proses penerjemahan tidak dilakukan di server eksternal.

Untuk pengguna iOS, fitur ini memanfaatkan API dari Apple dan dijalankan langsung di perangkat.

Artinya:

Data tidak dikirim ke server luar
Tidak ada pihak ketiga yang memproses pesan
Risiko kebocoran data lebih rendah

Pendekatan ini menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya kekhawatiran pengguna terhadap privasi digital.

Harus Unduh Bahasa Terlebih Dahulu

Karena proses dilakukan secara lokal di perangkat, pengguna perlu mengunduh paket bahasa terlebih dahulu.

Langkah ini memungkinkan fitur tetap berjalan bahkan tanpa koneksi internet.

Dengan kata lain, terjemahan bisa dilakukan secara offline, selama paket bahasa sudah tersedia di perangkat.

Cara Kerja di Chat dan Grup

Jika fitur ini diaktifkan, hasil terjemahan akan langsung muncul saat pesan diterima dalam percakapan tertentu.

Pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk:

Melihat pesan asli
Menyembunyikan atau menghapus hasil terjemahan

Fitur ini juga dirancang untuk digunakan dalam percakapan grup.

Namun, ada satu catatan penting.

Untuk grup, sistem hanya akan bekerja optimal jika semua anggota menggunakan bahasa yang sama.

Jika terdapat perbedaan bahasa dalam satu grup, fitur terjemahan otomatis tidak akan aktif, meskipun bahasa tersebut sebenarnya didukung.

Dukungan Hingga 20 Bahasa

Dalam versi awalnya, fitur ini disebut mampu mendukung hingga sekitar 20 bahasa.

Meskipun daftar lengkap belum diumumkan, kemungkinan besar mencakup bahasa populer seperti:

Inggris
Spanyol
Mandarin
Arab
dan bahasa internasional lainnya

Jika dikembangkan lebih lanjut, fitur ini berpotensi menjadi alat komunikasi global yang sangat powerful.

Kapan Dirilis?

Saat ini, fitur terjemahan otomatis masih dalam tahap pengujian.

Belum ada tanggal resmi peluncuran, namun fitur ini diperkirakan akan hadir dalam pembaruan WhatsApp mendatang.

Biasanya, fitur yang sudah masuk tahap uji coba beta memiliki peluang besar untuk segera dirilis ke publik.

Di era komunikasi global, hambatan bahasa masih menjadi tantangan besar.

Fitur ini bisa membawa perubahan signifikan, terutama untuk:

pekerja lintas negara
komunitas internasional
bisnis global
hingga pengguna sehari-hari

Dengan terjemahan langsung di dalam chat, komunikasi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.

Langkah WhatsApp menghadirkan terjemahan otomatis menunjukkan arah baru dalam pengembangan aplikasi pesan.

Bukan hanya soal mengirim pesan, tetapi juga memastikan pesan tersebut bisa dipahami oleh siapa pun, tanpa batas bahasa.

Jika fitur ini dirilis secara luas, WhatsApp berpotensi menjadi platform komunikasi yang benar-benar global tanpa hambatan linguistik.*

 

WhatsApp tengah mengembangkan fitur terjemahan otomatis di chat dan grup. Pesan bisa langsung diterjemahkan tanpa keluar aplikasi.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News