3 Saham Emas RI Meledak! EMAS, PSAB, dan ARCI Melonjak Tajam Usai Masuk Indeks ETF Global

  • Inung R Sulistyo
  • Senin, 16 Maret 2026 | 16:32 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo

 

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melonjak setelah masuk indeks VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ).
Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melonjak setelah masuk indeks VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ). (Foto: Riwara.id)

 

RIWARA.id - Tiga emiten yang mendapat sentimen positif tersebut yakni PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). Ketiganya langsung melesat di zona hijau sejak pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penguatan terjadi setelah ketiga saham tersebut resmi masuk dalam hasil rebalancing indeks Market Vectors Index Solutions (MVIS) yang menjadi acuan bagi ETF emas global.

Saham EMAS Melonjak Hampir 17%

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menjadi yang paling mencuri perhatian.

Sejak pembukaan perdagangan pagi, saham EMAS melonjak 1.300 poin atau 16,88% ke level Rp9.000 per saham.

Kenaikan ini terjadi setelah saham dibuka langsung menguat di posisi Rp8.075 per saham, menandai minat beli yang tinggi sejak awal sesi.

Hingga perdagangan siang hari, nilai transaksi saham EMAS telah mencapai sekitar Rp855 miliar, dengan volume perdagangan sekitar 99 juta saham.

Frekuensi transaksi juga tercatat sangat aktif, mencapai 32.252 kali transaksi.

PSAB Ikut Terbang

Lonjakan juga terjadi pada saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Saham ini naik 55 poin atau 11,22% ke level Rp545 per saham.

Bahkan pada sesi perdagangan siang, PSAB sempat menyentuh level tertinggi Rp555 per saham.

Kapitalisasi pasar perusahaan juga ikut terdongkrak hingga sekitar Rp14,42 triliun.

Sepanjang perdagangan hari ini, tercatat 154 juta saham PSAB diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp79 miliar dan frekuensi transaksi 12.217 kali.

ARCI Lanjutkan Tren Positif

Sementara itu saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) juga bergerak solid di zona hijau.

Emiten tambang emas ini mencatat kenaikan 155 poin atau 9,66% ke level Rp1.760 per saham.

Nilai transaksi ARCI hingga siang hari mencapai sekitar Rp211 miliar, dengan total 126 juta saham diperdagangkan dalam 24.951 kali transaksi.

Efek Masuk Indeks ETF Emas Global

Penguatan ketiga saham tersebut dipicu oleh keputusan Market Vectors Index Solutions (MVIS) yang memasukkan EMAS, PSAB, dan ARCI ke dalam konstituen indeks VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ).

Indeks ini menjadi acuan bagi sejumlah ETF emas global milik VanEck, termasuk VanEck Junior Gold Miners ETF dan VanEck Gold Miners ETF.

Berdasarkan pengumuman resmi, hasil review tersebut akan mulai diimplementasikan pada 20 Maret 2026.

Langkah ini dinilai berpotensi meningkatkan minat investor global terhadap saham tambang ema s Indonesia.

“Masuknya emiten ke indeks ini dinilai positif karena berpotensi memicu inflow dari ETF dan fund global yang mengikuti indeks tersebut,” tulis analis **Panin Sekuritas dalam paparannya, Senin (16/3/2026).

Jadwal Evaluasi Indeks Selanjutnya

Ke depan, evaluasi konstituen indeks ETF tersebut akan kembali dilakukan dalam beberapa tahap.

Pengumuman evaluasi untuk indeks GDX dijadwalkan pada 12 Juni 2026 dengan implementasi pada 19 Juni 2026.

Sementara evaluasi berikutnya untuk indeks GDXJ akan diumumkan pada 11 September 2026 dan mulai berlaku pada 18 September 2026.

Dengan masuknya saham tambang emas Indonesia ke indeks global ini, pelaku pasar menilai potensi arus dana asing ke sektor pertambangan emas domestik bisa semakin meningkat dalam waktu dekat.*

Tiga saham tambang emas Indonesia melonjak tajam setelah resmi masuk indeks VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ). Investor global diperkirakan mulai masuk.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News