RIWARA.id - Sejumlah emiten perbankan besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mengumumkan jadwal pembagian dividen final dari laba tahun buku 2025 setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) pada Maret 2026. Pembagian dividen ini menjadi kabar positif bagi para investor karena sektor perbankan nasional masih mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun lalu.
Bank-bank dengan kapitalisasi pasar besar seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), hingga PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bersiap mendistribusikan dividen kepada para pemegang saham pada periode Maret hingga April 2026.
Kebijakan pembagian dividen tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kesehatan fundamental sektor perbankan di Indonesia.
BNI Tetapkan Dividen Rp349,41 per Saham
Salah satu bank yang telah mengumumkan jadwal pembagian dividen adalah BNI. Berdasarkan keterbukaan i nformasi perusahaan, bank pelat merah ini menetapkan dividen final sebesar Rp349,41 per saham dari laba tahun buku 2025.
Adapun jadwal pembagian dividen BNI meliputi beberapa tahapan penting bagi investor. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 17 Maret 2026, sementara recording date atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 26 Maret 2026. Selanjutnya, pembayaran dividen kepada investor direncanakan dilakukan pada 7 April 2026.
Dengan jadwal tersebut, para investor yang memiliki saham BBNI sebelum tanggal cum dividen akan tercatat sebagai pihak yang berhak menerima pembagian laba tersebut.
BCA Bagikan Dividen Sekitar Rp281 per Saham
Sementara itu, bank swasta terbesar di Indonesia, BCA, juga telah menetapkan pembagian dividen final kepada para pemegang saham. Perusahaan akan membagikan dividen sekitar Rp281 per saham dari laba bersih tahun buku 2025.
Jadwal distribusi dividen BCA dimulai dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 27 Maret 2026. Kemudian, recording date ditetapkan pada 31 Maret 2026, sedangkan pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026.
Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, mengungkapkan bahwa perusahaan bahkan mempertimbangkan kemungkinan meningkatkan frekuensi pembagian dividen di masa mendatang.
Menurutnya, pada tahun buku 2026 BCA memiliki peluang untuk membagikan dividen interim hingga tiga kali dalam setahun, jika kondisi keuangan perusahaan memungkinkan.
“Direksi dengan persetujuan Dewan Kom isaris dapat membagikan dividen interim hingga tiga kali dalam setahun yang direncanakan dibagikan setiap kuartal,” ujarnya.
BRI, Mandiri, dan BTN Diperkirakan Segera Mengumumkan
Selain BNI dan BCA, beberapa bank besar lainnya juga diperkirakan segera mengumumkan jadwal pembagian dividen final setelah pelaksanaan RUPS masing-masing.
BRI, misalnya, sebelumnya telah membagikan dividen interim sebesar Rp137 per saham dari laba tahun buku 2025. Pembayaran dividen interim tersebut telah dilakukan pada 15 Januari 2026 kepada para pemegang saham yang memenuhi syarat.
Bank Mandiri juga telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp100 per saham yang dibayarkan kepada investor pada Januari 2026. Sementara itu, BTN lebih dulu membagikan dividen interim sekitar Rp17 per saham yang telah dibayarkan pada akhir tahun 2025.
Para pelaku pasar kini menantikan pengumuman resmi terkait dividen final dari ketiga bank tersebut yang diperkirakan akan dilakukan pada periode Maret hingga April 2026, seiring rampungnya agenda RUPS tahunan.
Daya Tarik Saham Perbankan
Pembagian dividen oleh bank-bank besar ini dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat saham sektor perbankan tetap menarik bagi investor. Selain menawarkan potensi kenaikan harga saham, dividen juga memberikan aliran pendapatan rutin bagi pemegang saham.
Kinerja fundamental yang stabil, pertumbuhan kredit yang positif, serta manajemen risiko yang relatif baik membuat sektor perbankan Indonesia tetap menjadi salah satu pilihan utama investor di pasar modal.
Dengan sejumlah bank besar yang telah mengumumkan jadwal pembagian dividen dan lainnya yang akan segera menyusul, investor kini mencermati momentum tersebut sebagai peluang untuk memperoleh keuntungan dari investasi di saham perbankan nasional.*
Inung R Sulistyo






Sejumlah bank besar di Bursa Efek Indonesia seperti BNI, BCA, BRI, Mandiri hingga BTN mulai mengumumkan jadwal pembagian dividen final dari laba tahun buku 2025. Investor menanti pembayaran dividen yang berlangsung pada Maret hingga April 2026.