Uji Klinis Obat Kanker Payudara Baru Libatkan 992 Pasien, Hasilnya Mengejutkan

  • Inung R Sulistyo
  • Jumat, 13 Maret 2026 | 04:57 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Uji klinis fase III obat kanker payudara giredestrant dari Genentech menunjukkan terapi kombinasi dengan palbociclib belum mencapai target utama, meski tetap memperlihatkan potensi dalam pengobatan kanker payudara stadium lanjut.
Uji klinis fase III obat kanker payudara giredestrant dari Genentech menunjukkan terapi kombinasi dengan palbociclib belum mencapai target utama, meski tetap memperlihatkan potensi dalam pengobatan kanker payudara stadium lanjut. (Foto: riwa)

 

RIWARA.id – Perusahaan bioteknologi global Genentech mengumumkan hasil terbaru uji klinis fase III yang mengevaluasi obat investigasional Giredestrant untuk pengobatan kanker payudara stadium lanjut.

Sebagaimana dikutip riwara.id pada Jumat (13/3/2026) dari siaran pers resmi Genentech, studi persevERA Breast Cancer menunjukkan bahwa terapi kombinasi giredestrant dengan obat kanker Palbociclib belum berhasil mencapai tujuan utama berupa peningkatan signifikan secara statistik pada progression-free survival dibandingkan terapi standar.

Meski demikian, penelitian tersebut tetap mencatat adanya perbaikan numerik dalam hasil pengobatan, serta profil keamanan terapi yang dinilai baik.

Studi Global Melibatkan Hampir 1.000 Pasien

Studi fase III persevERA merupakan penelitian klinis global yang melibatkan 992 pasien dengan jenis kanker payudara ER-positif dan HER2-negatif yang telah berkembang secara lokal atau menyebar ke bagian tubuh lain (metastatik).

Dalam penelitian ini, para peneliti membandingkan dua pendekatan terapi:

Giredestrant + palbociclib

Letrozole + palbociclib (terapi standar)

Tujuan utama penelitian adalah menilai progression-free survival, yaitu lamanya waktu pasien dapat hidup tanpa perkembangan penyakit.

Walaupun target utama tidak tercapai secara statistik, terapi kombinasi yang mengandung giredestrant menunjukkan peningkatan numerik dalam hasil klinis serta efek samping yang dapat ditangani dengan baik.

Genentech Tetap Optimistis

Chief Medical Officer Genentech, Levi Garraway, mengatakan bahwa hasil studi ini tetap memberikan sinyal positif bagi pengembangan terapi kanker payudara berbasis hormon.

Menurutnya, potensi giredestrant masih sangat besar dalam berbagai tahap pengobatan kanker payudara.

“Meskipun studi persevERA tidak mencapai tujuan utama, kami tetap yakin giredestrant berpotensi menjadi standar baru terapi endokrin untuk kanker payudara ER-positif, baik pada tahap awal maupun stadium lanjut,” ujar Garraway.

Genentech saat ini terus melanjutkan program pengembangan klinis obat tersebut melalui beberapa penelitian fase III lainnya.

Program Uji Klinis Masih Berlanjut

Giredestrant saat ini sedang diteliti dalam sejumlah uji klinis besar, antara lain:

lidERA – terapi tambahan pada kanker payudara stadium awal

evERA – terapi lini kedua untuk kanker payudara metastatik

pionERA – terapi lini pertama pada kanker payudara yang resisten terhadap terapi hormon

heredERA – terapi kombinasi pada kanker payudara HER2-positif

Studi pionERA diperkirakan akan merilis hasil pada tahun 2027.

Sementara itu, berdasarkan hasil positif dari studi evERA, permohonan New Drug Application untuk giredestrant telah diterima oleh U.S. Food and Drug Administration.

Genentech juga berencana menyerahkan data dari studi lidERA dalam beberapa minggu ke depan.

Cara Kerja Giredestrant

Giredestrant merupakan obat oral generasi baru yang termasuk dalam kelompok Selective Estrogen Receptor Degrader (SERD).

Obat ini bekerja dengan cara:

memblokir estrogen agar tidak menempel pada reseptor estrogen

menghancurkan reseptor estrogen pada sel kanker

memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker

Pendekatan ini penting karena sebagian besar kanker payudara berkembang akibat aktivitas hormon estrogen.

Kanker Payudara Masih Jadi Ancaman Global

Secara global, kanker payudara tetap menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada perempuan.

Setiap tahun sekitar 2,3 juta perempuan didiagnosis kanker payudara, dan sekitar 670 ribu orang meninggal akibat penyakit ini.

Jenis kanker payudara ER-positif sendiri menyumbang sekitar 70 persen dari seluruh kasus kanker payudara di dunia.

Meski berbagai terapi telah tersedia, banyak pasien masih menghadapi tantangan besar seperti:

kekambuhan penyakit

resistensi terhadap terapi hormon

efek samping pengobatan jangka panjang

Karena itu, pengembangan terapi baru seperti giredestrant diharapkan dapat memperluas pilihan pengobatan dan meningkatkan harapan hidup pasien di masa depan.

 

Genentech mengumumkan hasil studi fase III persevERA untuk terapi kanker payudara ER-positif. Meski belum mencapai target utama, terapi giredestrant menunjukkan potensi dan tetap diteliti lebih lanjut.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News