Semeru Kembali Erupsi Minggu Pagi, Status Naik Jadi Siaga, Masyarakat Diimbau Waspadai Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 27 September 2026 | 18:45 WIB
Semeru Erupsi, BMKG Rilis Informasi Sebaran Abu Vulkanik
Semeru Erupsi, BMKG Rilis Informasi Sebaran Abu Vulkanik (Foto: Instagram.com/@infobmkg)

RIWARA.id - Gunung Semeru yang ada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu 27 September 2026 pagi sekitar pukul 05.55 WIB.

Erupsi terjadi dengan durasi sekitar 2 menit 20 detik dan tinggi kolom abu vulkanik mencapai 1.300 meter di atas puncak atau 4.976 mdpl.

Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke Timur Laut. Gunung Semeru tercatat mengalami beberapa kali letusan sejak dini hari hingga pagi hari dengan tinggi bervariasi antara 500 meter hingga 1,3 kilometer.

Status Gunung Semeru kini ditetapkan pada Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di wilayah Tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Warga juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar.

Selain itu, zona larangan aktivitas juga berlaku dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak karena rawan lontaran batu pijar.

Dilansir Riwara.id dari akun Instagram @infobmkg, Minggu 27 September 2026, berikut ini update sebaran debu vulkanik 4 gunung api di Indonesia pada pukul 07.00 WIB berdasarkan analisis citra RBG Himawari-9:

1. Gunung Lewotolo di Nusa Tenggara Timur

Sebaran debu vulkanik tidak terdeteksi.

 

2. Gunung Dukono di Maluku Utara

Sebaran debu vulkanik di gunung ini juga tidak terdeteksi.

 

3. Gunung Ibu di Maluku Utara

- Sebaran debu vulkanik mengarah ke Barat Laut-Timur Laut.

- Mencakup sebagian Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, dan Perairan Halmahera Barat.

 

4. Gunung Semeru di Jawa Timur

- Sebaran debu vulkanik mengarah ke Tenggara.

- Mencakup sebagian Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, dan Perairan Selatan Jawa Timur.

Prakiraan cuaca di sekitar gunung api yang dipantau umumnya cerah hingga berawan. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi dari BMKG atau PVMBG, serta pemerintah setempat.

Masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai paparan debu vulkanik yang dapat menyebabkan dampak kesehatan, seperti:

- Iritasi mata dan kulit.

- Batuk dan gangguan pernapasan.

- Memperburuk kondisi bagi masyarakat yang memiliki riwayat pada gangguan pernapasan.

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu 27 September 2026 pagi, sekitar pukul 05.55 WIB. Erupsi terjadi dengan durasi sekitar 2 menit 20 detik.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories