Menag Nasaruddin Umar Mundur dari Bursa Ketum PBNU di Muktamar NU Jombang, Ini Alasannya

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: kemenag)

JOMBANG, RIWARA.ID- Spekulasi mengenai menteri Kabinet Prabowo Subianto meramaikan bursa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 di Jombang, mulai menemui titik terang. Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar secara resmi memastikan dirinya tidak akan ikut serta dalam pemilihan tersebut.

Padahal sebelumnya, nama Nasaruddin Umar masuk dalam daftar tujuh calon Ketum PBNU di Muktamar NU. Ia menegaskan komitmennya untuk berkonsentrasi penuh mengawal tugas sebagai Menteri Agama, sekaligus mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membina keharmonisan hidup beragama di Tanah Air.

Alasan Nasaruddin Umar

Sikap tegas sang Menag disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin. Menurutnya, tugas membina kerukunan, meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, serta merawat toleransi beragama saat ini menjadi prioritas utama yang diamanahkan oleh kepala negara kepada Nasaruddin Umar.

"Prof. Nasaruddin Umar akan fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama. Beliau menyampaikan terima kasih atas segala aspirasi dan dukungan yang diberikan para muktamirin. Meski tidak berada di jajaran kepengurusan PBNU, beliau menegaskan akan terus berkhidmat untuk Nahdlatul Ulama dari posisi mana pun," ungkap Kamaruddin di Jombang dilansir laman resmi Kemenag, Jumat, 28 Agustus 2026.

Kamaruddin menuturkan, Kementerian Agama akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh ormas keagamaan di Indonesia. Sinergi ini dinilai sebagai fondasi krusial dalam menjaga kondusivitas serta keberlanjutan pembangunan nasional.

Menag Sampaikan Maaf

Secara pribadi, Menag Nasaruddin Umar turut menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para pendukung dan pengurus daerah yang sebelumnya mengusulkan namanya untuk menakhodai PBNU.

“Dengan demikian, saya memohon maaf kepada teman-teman dari berbagai daerah yang mungkin telah mengimajinasikan saya untuk memimpin PBNU,” ucap Nasaruddin.

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal ini pun memanjatkan doa serta harapan besar agar gelaran Muktamar ke-35 NU di Jombang dapat berjalan dengan teduh, lancar, dan melahirkan gagasan-gagasan besar. Ia berharap nahkoda PBNU yang terpilih nantinya mampu membawa kemaslahatan yang lebih luas bagi bangsa, negara, dan khususnya seluruh warga Nahdliyin. ***

Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan tak ikut kontestasi Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 di Jombang. Ia memilih fokus membantu tugas Presiden Prabowo.

Editor
Ali Mahfud -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

 Stories