Venezuela dan Amerika Serikat di Tengah Pusaran Konflik, Cek 5 Emiten Saham Minyak Bumi Indonesia yang Melantai di BEI

  • Windy Anggraina
  • 06 Januari 2026
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina

Riwara.id – Konflik panas yang terjadi akhir-akhir ini antara Amerika dan Venezuela bukan hanya dirasakan oleh dua negara saja. Hal ini karena Venezuela diketahui sebagai salah satu negara yang memiliki Cadangan minyak bumi terbesar. Konflik dua negara tersebut tentu membuat negara-negara lain mulai memprediksi apakah akan ada pergolakan harga terkait BBM.

Dengan status Venezuela sebagai negara dengan cadangan minyak besar, banyak yang berspekulasi tentang pengaruh konflik dengan harga minyak dunia.

Jika memang berpengaruh, apa saja saham emiten sektor minyak bumi yang kini ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan berpotensi terpengaruh dengan konflik tersebut?

Dikutip Riwara.id dari laman BEI, Selasa, 6 Januari 2026, di Indonesia sendiri, terdapat emiten-emiten BEI yang bergerak di bidang minyak bumi dan fluktuasi harga sahamnya terkait erat dengan harga minyak dunia.

Investor emiten-emiten berikut ini perlu untuk setidaknya tetap ter-update dengan informasi seputar konflik AS dan Venezuela, serta implikasinya terhadap ekonomi global.

Berikut daftar saham minyak bumi Indonesia yang terdaftar di BEI pada 2026:

1. Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX)

APEX merupakan emiten yang bergerak di sektor migas, panas bumi, hingga gas metana batu bara. Dalam kaitannya dengan minyak bumi, APEX merupakan salah satu kontraktor pengeboran asal Indonesia.

Sejak didirikan pada 1984, APEX memiliki beberapa klien ternama, seperti Pertamina dan Chevron. APEX memiliki lokasi operasi di berbagai wilayah, dari Bojonegara, Banten hingga Ambon, Maluku.

Baca juga: Pemilik Lemba ga Kursus Wajib Tahu! Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru untuk Standar Mutu Pendidikan Nonformal, Ini Ketentuannya

2. Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)

ARTI juga merupakan emiten yang bergerak di sektor minyak bumi. Perusahaan ini menawarkan berbagai jasa terkait migas, seperti jasa sewa alat berat pertambangan, jasa perawatan sumur minyak, hingga penyedia tenaga kerja untuk eksplorasi minyak.

Selain itu, ARTI juga memiliki hak partisipasi (participating interest) di Blok Jabung dan Blok Cepu untuk eksplorasi dan eksploitasi migas di sana.

3. Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

PT Energi Mega Persada Tbk merupakan perusahaan hulu minyak dan gas bumi asal Indonesia. Perusahaan ini beroperasi di wilayah Indonesia dan Mozambik.

Perusahaan dengan nama emiten ENRG ini memiliki kegiatan usaha berupa eksplorasi, pengembangan, dan produksi produk migas, baik minyak mentah, gas bumi, dan gas metana batu bara. PT Energi Mega Persada Tbk merupakan bagian dari konglomerasi Bakrie Group.

4. Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

MEDC juga merupakan emiten BEI dengan kegiatan usaha di sektor migas. Perusahaan ini merupakan bagian dari konglomerasi Medco Group.

Perusahaan ini memiliki tiga pilar usaha utama: eksplorasi dan produksi minyak dan gas; pengembangan energi bersih (surya, geothermal, hydro); juga partisipasi strategis sektor tambang mineral.

5. Super Energy Tbk (SURE)
PT Super Energy Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan minyak dan gas bumi.

Perusahaan dengan nama emiten SURE ini memiliki kegiatan usaha utama di bidang pengolahan gas suar dan penjualan hasil olahan gas suar.

Meskipun Venezuela merupakan negara dengan cadangan minyak yang sangat besar di dunia, namun serangan AS ke negara tersebut diperkirakan tak akan berdampak secara langsung. Hal ini karena Venezuela bukan mitra langsung Indonesia di sektor migas.***

 

Cek 5 emiten saham mnyak bumi Indonesia yang melantai di BEI, apakah terpengaruh dengan adanya konflik Amerika dan Venezuela saat ini

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News