.jpg)
RIWARA.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap 54 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri. Dari jumlah tersebut, tiga orang terkena demosi.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota,” kata Isir, Sabtu (28/2/2026).
Dari total 54 personel yang dimutasi, tiga orang masuk kategori evaluasi atau demosi. Sebanyak 44 personel mendapat promosi maupun pergeseran setara (flat), sementara tujuh lainnya memasuki masa pensiun.
Dalam mutasi tersebut, Brigjen Totok Suharyanto ditunjuk sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipikor), menggantikan Irjen Cahyono Wibowo yang pensiun.
Selain itu, jabatan Gubernur Akademi Kepolisian kini dijabat Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga, menggantikan Irjen Midi Siswoko. Midi mendapat penugasan b aru sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.
Rotasi juga terjadi di sejumlah jabatan kewilayahan, termasuk posisi kapolres. Pergeseran tersebut disebut sebagai bagian of evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi.
Isir menegaskan seluruh mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi agar Polri tetap adaptif menghadapi dinamika tugas.
“Langkah ini bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap solid dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pejabat yang mendapat jabatan baru segera menyesuaikan diri dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

.jpg)



Kapolri Listyo Sigit Prabowo mutasi 54 pati dan pamen Polri. Tiga orang kena demosi, tujuh memasuki masa pensiun.