Gerhana Bulan Total Blood Moon 3 Maret 2026 Hiasi Ramadan, Ini Jadwal Lengkapnya

  • Ari Kristyono
  • Minggu, 01 Maret 2026 | 18:05 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono

RIWARA.id – Gerhana Bulan Total atau Blood Moon akan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan. Puncak gerhana diprediksi terjadi sekitar waktu berbuka puasa di wilayah Indonesia bagian barat.

Informasi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Plt Direktur Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, A. Fachri Radjab, menjelaskan gerhana bulan total terjadi saat matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus sehingga cahaya matahari ke bulan terhalang oleh bumi.

Meski begitu, bulan tidak sepenuhnya gelap. Hamburan Rayleigh di atmosfer bumi membuat cahaya matahari dibiaskan sehingga bulan tampak berwarna merah pekat. Fenomena inilah yang dikenal sebagai Blood Moon.

Baca juga: Solo Tampil Memukau di Festival Harmoni Imlek Nusantara 2026, Barongsai hingga Dramatari Adaninggar Kelasworo Curi Perhatian

“Fenomena dengan periode yang persis sama seperti ini baru akan terulang kembali dalam 18 tahun ke depan,” ujar Fachri dalam Podcast Bukan Bulan Biasa BMKG di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (WIB)

Seluruh wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke dapat menyaksikan fenomena ini. Berikut rincian fase gerhana:

  • < p data-start="1626" data-end="1663">Awal fase penumbra: pukul 15.00 WIB

  • Gerhana sebagian: pukul 16.40 WIB

  • Puncak gerhana bulan total: pukul 18.03 WIB

  • Akhir fenomena: sekitar pukul 21.00 WIB

Wilayah Indonesia bagian timur disebut memiliki peluang pengamatan lebih lengkap karena bulan sudah terbit saat seluruh fase gerhana dimulai.

Baca juga: IRGC Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS-Israel ke Iran, KBRI Muscat Imbau WNI di Oman Waspada

Aman Diamati Tanpa Alat Khusus

Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan total aman diamati dengan mata telanjang tanpa kacamata khusus.

BMKG akan melakukan pengamatan di 36 lokasi di seluruh Indonesia menggunakan teropong. Masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung melalui kanal resmi Info BMKG.

Fachri menegaskan gerhana bulan total merupakan fenomena alamiah murni. Dampak ilmiah yang nyata hanya pada pasang surut air laut yang berpotensi lebih tinggi akibat gaya gravitasi bulan.

Baca juga: Masyarakat Makin Menjerit, Harga BBM Pertamax Per 1 Maret 20 26 Kompak Naik di Seluruh Wilayah Indonesia, Ini Daftar Rincian Kenaikan Harga BBM

BMKG mengimbau masyarakat tidak mempercayai mitos yang tidak berdasar, seperti larangan ibu hamil keluar rumah atau kepercayaan lain yang tidak memiliki dasar ilmiah.

Karena terjadi di bulan Ramadan, umat Islam disunnahkan melaksanakan salat gerhana setelah menyaksikan fenomena tersebut.

Masyarakat diimbau memantau prakiraan cuaca melalui aplikasi Info BMKG agar pengamatan tidak terhalang awan mendung. (*)

Gerhana Bulan Total Blood Moon terjadi 3 Maret 2026 saat Ramadan. Simak jadwal lengkap dan cara aman mengamatinya.

Foto Default
Author : Ari Kristyono

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News