Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Jadi 200 Liter Mulai April 2026, Ini Dampaknya

  • Inung R Sulistyo
  • Jumat, 27 Maret 2026 | 05:25 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo

RIWARA.id - Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Jadi 200 Liter Mulai April 2026, Ini DampaknyaKUALA LUMPUR Pemerintah Malaysia resmi memangkas kuota pembelian bahan bakar minyak bersubsidi jenis RON 95 dari 300 liter menjadi 200 liter per orang per bulan mulai 1 April 2026.

Kebijakan yang diumumkan Perdana Menteri Anwar Ibrahim ini dipastikan tidak akan berdampak pada mayoritas warga, karena rata-rata konsumsi BBM nasional hanya sekitar 100 liter per bulan.

Sebagaimana dilansir riwara.id dari Antara News, Sabtu, 27 Maret 2026, hampir 90 persen rakyat Malaysia menggunakan BBM RON 95 di bawah batas 200 liter.

Kenapa Kuota Dipangkas

Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk mencegah penyalahgunaan BBM subsidi yang belakangan marak terjadi.

Sejumlah kasus viral menunjukkan kendaraan asing membeli BBM bersubsidi hingga praktik penimbunan menggunakan jeriken.

“Tanpa penyesuaian ini, ada kecenderungan penimbunan dan penyelundupan,” kata Anwar.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menghadapi potensi krisis energi global.

Harga Tetap, Aturan Diperketat

Meski kuota dipangkas, harga BBM RON 95 tetap 1,99 ringgit per liter.

Namun, aturan diperketat:

Warga Malaysia tetap mendapat subsidi
Warga asing membayar sekitar 3,87 ringgit
Kendaraan asing wajib menggunakan RON 97 sekitar 5,15 ringgit

Pemerintah juga membatasi pembelian maksimal 50 liter per transaksi untuk mencegah penimbunan.

Driver Online Dapat Kuota Khusus

Pengemudi transportasi daring tetap mendapat kelonggaran hingga 800 liter per bulan.

Namun kuota tersebut bergantung pada jarak tempuh. Semakin aktif, semakin besar kuota yang diberikan.

Kebijakan ini dinilai membantu menjaga operasional pengemudi tetap berjalan di tengah pengetatan subsidi.

Isu Global Ikut Berpengaruh

Di tengah kebijakan ini, Malaysia juga memastikan jalur distribusi energi tetap aman setelah kapal tanker diizinkan melintas di Selat Hormuz.

Anwar bahkan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas dukungan tersebut.

Pemangkasan kuota ini bukan sekadar penghematan, tetapi upaya:

Menjaga subsidi tetap tepat sasaran
Mencegah kebocoran dan penyelundupan
Mengantisipasi krisis energi

Dengan konsumsi rata-rata yang rendah, kebijakan ini diperkirakan tidak akan berdampak besar bagi masyarakat luas, tetapi signifikan dalam menjaga stabilitas energi Malaysia.*

Malaysia memangkas kuota BBM subsidi RON 95 menjadi 200 liter per bulan mulai April 2026. Kebijakan ini disebut tak berdampak ke 90 persen warga.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News