Riwara.id – Melihat tingginya faktor kecelakaan menggunakan kendaraan motor ketika mudik, Kemenhub berupaya menyelenggarakan program mudik gratis agar masyarakat beralih tidak menggunakan moda transportasi motor untuk mudik.
Program mudik gratis digelar pemerintah untuk membantu masyarakat pulang kampung pada Lebaran 2026. Program ini menjadi salah satu strategi untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggandeng berbagai pihak termasuk BUMN serta pemerintah daerah guna memperluas jangkauan program tersebut.
Selain memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat, program ini juga bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko tinggi.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menjelaskan pemerintah telah menyiapkan ratusan bus untuk program tersebut.
"Kementerian Perhubungan mempersiapkan program mudik gratis dengan moda transportasi darat menuju 34 kota tujuan m enggunakan sekitar 401 unit bus," ujar Dudy seperti dilansir Riwara.id dari laman Kemenhub, Kamis, 12 Maret 2026.
Selain pemerintah, sejumlah perusahaan BUMN juga turut berpartisipasi dalam program ini. BUMN menyiapkan kurang lebih sekitar 1.400 unit bus.
Dengan tambahan armada dari berbagai pihak, kapasitas program mudik gratis tahun ini diperkirakan meningkat cukup besar.
"Kami perkirakan akan lebih kurang sekitar 2.000 unit bus yang dipersiapkan untuk melayani program mudik gratis," terangnya.
Ia menegaskan koordinasi antar penyelenggara perlu diperkuat agar jadwal keberangkatan tidak menumpuk pada waktu yang sama.
"Mengingat banyak pihak yang menyelenggarakan program mudik gratis, maka diperlukan pengaturan jadwal keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan tol utama," pungkasnya.***


Untuk mencegah dan meminimalisir resiko kecelakaan saat mudik lebaran, Kemenhub adakan program mudik gratis untuk kurangi mudik menggunakan motor