6.859 Masjid Siap Jadi Tempat Singgah Pemudik, Ini Berbagai Fasilitas yang Disiapkan Kemenag

  • Ayu Abriyani
  • Rabu, 11 Maret 2026 | 22:54 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Ilustrasi - Kemenag Menyiapkan 6.859 Masjid Sebagai Tempat Singgah untuk Pemudik Lebaran 2026
Ilustrasi - Kemenag Menyiapkan 6.859 Masjid Sebagai Tempat Singgah untuk Pemudik Lebaran 2026 (Foto: Pixabay.com)

RIWARA.id - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan sebanyak 6.859 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk memberikan layanan bagi para pemudik saat masa Lebaran 1447 H/2026 M.

Kemenag memastikan kesiapan ribuan masjid tersebut dengan melakukan kick off Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) oleh Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii.

“Hari ini adalah pelepasan Ekspedisi Masjid Indonesia untuk memastikan kesiapan masjid yang tersebar di seluruh Indonesia, yang akan bertugas melayani para pemudik,” tutur Romo Muhammad Syafii yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Rabu 11 Maret 2026.

Melalui program tersebut, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi titik singgah bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat sementara selama perjalanan.

"Masjid adalah tempat untuk melayani masyarakat. Kami ingin mengubah kesan masjid yang selama ini hanya dibuka untuk ibadah salat lima waktu," ungkap Romo Muhammad Syafii.

Ia juga menyebut dalam beberapa tahun terakhir, khususnya tahun 2026, masjid diprogram sesuai dengan fungsinya untuk memberik an pelayanan kepada masyarakat dari berbagai kalangan.

Untuk periode Lebaran tahun ini, Kemenag menyiapkan 6.859 masjid yang tersebar di berbagai daerah.

Masjid-masjid tersebut akan menjadi tempat singgah yang menyediakan berbagai fasilitas dasar bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, seperti mudik Lebaran.

Fasilitas yang disediakan itu di antaranya membuka akses masjid dan musala selama 24 jam, menjaga keamanan masjid dan musala serta area parkir.

Masjid juga menyediakan ruang layanan kesehatan serta memastikan kebersihan khususnya di lingkungan toilet dan ketersediaan air bersih.

Selain itu, masjid juga menyediakan sejumlah fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh pemudik selama beristirahat sejenak di perjalanan.

"Di masjid menyediakan fasilitas untuk mengisi daya baterai HP dan alat komunikasi lainnya. Juga menyediakan area atau tempat istirahat yang layak, menyediakan sarana informasi yang dapat diakses para pemudik, dan menyediakan air minum serta makanan kecil,” jelas Wakil Menteri Agama.

Dalam pelaksanaannya, Kemenag juga bekerja sama dengan Radio Elshinta untuk menyampaikan informasi mengenai lokasi masjid layanan serta kondisi perjalanan kepada para pemudik.

"Tahun ini, kami bekerja sama dengan Radio Elshinta untuk program EMI . Insya Allah bisa memberikan informasi yang tepat bagi para pemudik selama perjalanan,” ujarnya.

Siaran Ekspedisi Masjid Indonesia melalui Radio Elshinta akan berlangsung mulai H-8 hingga H+8 Lebaran. Sementara, layanan masjid bagi pemudik disiapkan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.

Kemenag telah menyiapkan sebanyak 6.859 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menyambut Lebaran 2026. Masjid itu dimanfaatkan sebagai tempat singgah para pemudik.

Foto Editor
Author : Ayu Abriyani

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

Topic News