Siap-siap, 3,5 Juta Kendaraan Akan Keluar dari Jakarta Jelang Lebaran, Arus Mudik dan Arus Balik Diprediksi Terjadi Pada Tanggal Ini

  • Windy Anggraina
  • Rabu, 11 Maret 2026 | 11:59 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina
Arus kendaraan di jalan tol saat periode mudik Lebaran. Pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas one way, contra flow, dan ganjil-genap untuk mengurai kepadatan
Arus kendaraan di jalan tol saat periode mudik Lebaran. Pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas one way, contra flow, dan ganjil-genap untuk mengurai kepadatan (Foto: Jasamarga)

 

Riwara.id – Persiapan mudik lebaran tampak mulai dilakukan beberapa waktu terakhir termasuk salah satunya adalah mencari informasi terkait kapan prediksi arus mudik dan arus balik lebaran 2026. Prediksi tanggal arus mudik akan membuat masyarakat mempersiapkan jika nantinya akan terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik dan bisa membuat kemacetan.

Sekitar 3,5 juta kendaraan diperkirakan akan meninggalkan Jakarta melalui jalan tol pada periode mudik Lebaran tahun ini. Lonjakan arus mudik sendiri diprediksi mencapai puncaknya pada Rabu, 18 Maret.

Meski begitu, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono memprediksi peningkatan volume lalu lintas mulai terlihat sejak Jumat, 13 Maret 2026 seiring dimulainya masa libur panjang.

"Jadi diperkiraan 3,5 juta kendaraan di mana kita m elihat bahwa arus mudik yang akan terjadi adalah puncak ini tanggal 18. Tapi kami perkirakan telah muncul mulai dari hari Jumat ini. Karena memang dengan adanya liburan yang cukup panjang," terangnya seperti dikutip Riwara.id dari laman Jasa Marga, Rabu, 11 Maret 2026.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret atau H+3 Lebaran. Pada periode tersebut sebagian besar pemudik diprediksi mulai kembali ke Jakarta setelah bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.

Meski demikian, Rivan mengatakan tidak semua pemudik akan kembali pada waktu yang sama. Sebagian masyarakat diperkirakan masih akan memperpanjang masa tinggal di daerah sebelum kembali ke Jakarta.

"Dan puncak arus balik nantinya adalah tanggal 24 Maret. Ini adalah H+3 dan ada sebagian karena harus membagi silaturahmi ke Jakarta, kembali lagi. Tapi sementara itu ada juga yang sampai dengan di ujung," tambahnya.

Dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang keluar dari Jakarta, pergerakan kendaraan diperkirakan akan terbagi ke beberapa arah utama. Sekitar 28 persen kendaraan diprediksi menuju arah barat melalui jalur menuju Merak.

Sementara sekitar 50 persen kendaraan diperkirakan bergerak ke arah timur melalui ruas tol menuju wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, seperti melalui Tol Cipularang hingga Purbaleunyi. Adapun 20% kendaraan lainnya bergerak ke arah selatan menuju kawasan Bogor dan sekitarnya.

"Dari 3,5 juta ini memang pergerakan kendaraan ini memang berbeda. Jadi 28% itu ke Merak, sementara 50% ke arah timur seperti Cipularang, sementara sisanya adalah 20% adalah ke arah Bogor," pungkasnya.***

 

PT Jasa Marga memprediksikan 3,5 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta saat Lebaran, arus balik dan arus mudik di prediksi akan terjadi pada tanggal ini

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

Topic News