IHSG Turun 1,62% ke Level 7.585, Saham Grup Barito Tahan Penurunan Lebih Dalam

  • Inung R Sulistyo
  • Senin, 09 Maret 2026 | 08:03 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di gedung Bursa Efek Indonesia menunjukkan pelemahan indeks pada penutupan perdagangan Jumat (7/3/2026). IHSG ditutup turun 1,62 persen ke level 7.585,69.
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di gedung Bursa Efek Indonesia menunjukkan pelemahan indeks pada penutupan perdagangan Jumat (7/3/2026). IHSG ditutup turun 1,62 persen ke level 7.585,69. (Foto: Riwara.id)

 

RIWARA.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan, Jumat (7/3/2026). Meski demikian, penurunan indeks berpotensi lebih dalam jika tidak ditahan oleh penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama dari Grup Barito.

Beberapa saham utama seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk dan PT Barito Renewables Energy Tbk tercatat menguat dan memberikan kontribusi besar terhadap pergerakan indeks, sehingga mampu menahan tekanan penurunan yang lebih dalam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, kedua saham tersebut menjadi penopang utama indeks sepanjang perdagangan.

Saham Penopang IHSG

Berikut 10 saham dengan kontribusi bobot terbesar terhadap pergerakan indeks pada perdagangan Jumat:

TPIA menyumbang bobot 19,71 poin

BREN menyumbang bobot 15,73 poin

PT DCI Indonesia Tbk menyumbang bobot 3,88 poin

PT Global Digital Niaga Tbk menyumbang bobot 1,45 poin

PT Indo Tambangraya Megah Tbk menyumbang bobot 0,88 poin

PT Indofood Sukses Makmur Tbk menyumbang bobot 0,48 poin

PT Siantar Top Tbk menyumbang bobot 0,38 poin

PT Trimegah Bangun Persada Tbk menyumbang bobot 0,37 poin

PT Bank Tabungan Negara Tbk menyumbang bobot 0,32 poin

PT Triputra Agro Persada Tbk menyumbang bobot 0,28 poin

IHSG Sempat Turun Lebih dari 2%

Pada penutupan perdagangan Jumat sore, IHSG tercatat turun 124,85 poin atau 1,62 persen ke level 7.585,69.

Jika ditarik sejak awal sesi perdagangan, IHSG sebenarnya sempat mengalami tekanan lebih dalam. Indeks bahkan sempat merosot lebih dari 2 persen hingga menyentuh level 7.500, yang menjadi titik terendah sepanjang perdagangan pada hari tersebut.

Penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar kemudian membantu menahan penurunan lebih lanjut sehingga IHSG mampu menutup perdagangan di atas level tersebut.*

a

IHSG ditutup melemah 1,62% ke level 7.585 pada perdagangan Jumat. Penguatan saham BREN dan TPIA dari Grup Barito menahan penurunan indeks agar tidak jatuh lebih dalam.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News