AI Baru dari OpenAI Bisa Bikin Spreadsheet Sendiri, GPT-5.4 Disebut Akan Ubah Cara Orang Bekerja

  • Inung R Sulistyo
  • Jumat, 06 Maret 2026 | 06:41 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan dari OpenAI. Model AI terbaru GPT-5.4 diklaim mampu membuat spreadsheet, dokumen, hingga analisis keuangan secara otomatis.
Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan dari OpenAI. Model AI terbaru GPT-5.4 diklaim mampu membuat spreadsheet, dokumen, hingga analisis keuangan secara otomatis. (Foto: Riwara.id)

 

RIWARA.id - Perusahaan teknologi kecerdasan buatan OpenAI meluncurkan model artificial intelligence terbaru mereka, GPT-5.4, yang dirancang untuk menangani berbagai pekerjaan kantor secara lebih kompleks. Model ini diklaim mampu membuat spreadsheet, menyusun dokumen, hingga menyiapkan presentasi dengan interaksi pengguna yang lebih sedikit.

Peluncuran model tersebut diumumkan OpenAI pada Kamis. Perusahaan menyebut GPT-5.4 sebagai salah satu model unggulan yang dikembangkan untuk membantu profesional dalam menyelesaikan pekerjaan administratif dan analitis.

Selain membuat dokumen dan tabel data, GPT-5.4 juga dirancang untuk memanfaatkan internet dalam menjawab pertanyaan yang kompleks. Sistem ini dapat menelusuri sejumlah sumber di web, menganalisis informasi yang ditemukan, lalu menyusun jawaban yang terstruktur.

Terhubung dengan Excel dan Google Sheets

OpenAI juga memperkenalkan sejumla h tool baru yang dirancang untuk membantu pekerjaan profesional, terutama di sektor keuangan.

Melalui integrasi dengan aplikasi spreadsheet seperti Microsoft Excel dan Google Sheets, pengguna dapat memanfaatkan ChatGPT untuk membuat dan menganalisis model keuangan secara langsung.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyusun proyeksi keuangan, menganalisis data bisnis, hingga membuat laporan investasi tanpa harus berpindah aplikasi.

Selain itu, ChatGPT juga dapat terhubung dengan platform riset keuangan seperti FactSet Research Systems dan Third Bridge.

Koneksi ini memungkinkan AI mengakses data dan riset pasar yang biasanya digunakan oleh analis investasi dan lembaga keuangan.

Model “Thinking” untuk Analisis Lebih Dalam

OpenAI juga memperkenalkan model baru bernama GPT-5.4 Thinking.

Model ini dirancang untuk melakukan proses penalaran yang lebih lama sebelum memberikan respons kepada pengguna. OpenAI menyebut pendekatan tersebut memungkinkan sistem menghasilkan jawaban yang lebih mendalam untuk tugas yang kompleks.

GPT-5.4 Thinking juga dapat menampilkan sebagian proses analisisnya ketika memproses suatu perintah. Pengguna bahkan dapat memberikan masukan selama proses tersebut berlangsung.

Model ini juga akan tersedia melalui asisten pemrograman AI milik OpenAI, yaitu Codex.

Persaingan dengan Anthropic

Peluncuran GPT-5.4 terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat di industri kecerdasan buatan.

Selain OpenAI, sejumlah perusahaan teknologi lain juga mengembangkan model AI generatif. Salah satunya adalah perusahaan AI Anthropic, yang mengembangkan model Claude.

Anthropic sebelumnya memperkenalkan layanan khusus untuk sektor keuangan bernama Claude for Financial Services, yang ditujukan bagi analis investasi dan profesional keuangan.

OpenAI dan Anthropic kini bersaing untuk menarik lebih banyak pengguna profesional agar bersedia membayar layanan mereka.

Investasi Besar Industri AI

Pengembangan sistem kecerdasan buatan membutuhkan investasi yang sangat besar, terutama untuk infrastruktur komputasi dan riset teknologi.

Karena itu, perusahaan AI berlomba memperluas penggunaan teknologi mereka di berbagai sektor industri, termasuk bisnis dan layanan keuangan.

Peluncuran GPT-5.4 menjadi bagian dari strategi OpenAI untuk menarik lebih banyak pelanggan berbayar sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan global di industri AI.

Masa Depan Pekerjaan Kantor

Kemunculan model AI yang semakin canggih memicu perdebatan mengenai masa depan dunia kerja.

Teknologi seperti GPT-5.4 menunjukkan bahwa kecerdasan buatan kini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu menulis atau mencari informasi. AI mulai mampu melakukan berbagai pekerjaan administratif dan analitis yang sebelumnya dikerjakan manusia.

Bagi perusahaan, teknologi ini berpotensi meningkatkan efisiensi kerja. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap lapangan pekerjaan.*

 

OpenAI meluncurkan model AI terbaru GPT-5.4 yang mampu membuat spreadsheet, dokumen, hingga analisis keuangan otomatis serta terintegrasi dengan Excel dan Google Sheets.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News