Nakes Wajib Simak! Kemenkes Buka Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Tahun 2026, Ini 5 Bidang yang Diprioritaskan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 17:03 WIB
Ilustrasi - Kemenkes Buka Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Tahun 2026
Ilustrasi - Kemenkes Buka Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Tahun 2026 (Foto: Dibuat dengan AI Chat GPT)

RIWARA.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka program Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional Tahun 2026. 

Program ini merupakan bantuan pendanaan pendidikan yang diberikan kepada lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat yang belum bekerja, dan sedang menempuh pendidikan kelas reguler pada program studi tenaga kesehatan (nakes) prioritas nasional.

Program ini bertujuan untuk pemenuhan, pemerataan, dan peningkatan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia.

Ada 5 bidang yang menjadi prioritas yaitu Radiografer, Pranata Laboratorium Kesehatan/Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), Terapis Gigi dan Mulut, Tenaga Kefarmasian (Apoteker), serta Fisikawan Medik.

Program ini bekerja sama dengan 46 institusi pendidikan yang terdiri dari 32 Poltekkes Kemenkes dan 14 Perguruan Tinggi untuk jenjang D3, D4, dan S1.

Bagi yang berminat untuk mengikuti program beasiswa nakes dari Kemenkes, berikut ini persyaratannya dilansir Riwara.id dari akun Instagram @kemenkes_ri, Jumat 16 Oktober 2026:

- Warga Negara Indonesia.

- Lulusan SMA, MA, SMK sederajat dan belum bekerja.

- Tidak berstatus ASN/TNI/Polri atau Pegawai Tetap/Kontrak/Honorer di fasyankes, instansi pemerintah, maupun swasta.

- Mahasiswa baru atau yang sedang menempuh kelas reguler.

- Bersedia melaksanakan masa pengabdian sesuai aturan perundang-undangan.

- Prioritas putra/putri daerah DTPK.

- Lahir atau berdomisili di kabupaten/kota lokus DPTK.

Dokumen yang Diunggah

- Pas foto terbaru dengan latar belakang warna merah.

- KTP dan Kartu Keluarga.

- Surat Keterangan Peserta Didik Aktif kelas reguler semester gasal tahun 2026/2027 dari institusi pendidikan.

- Surat Sehat dan Bebas Narkoba dengan melampirkan hasil lab yang berlaku 3 bulan (30 Juli - 30 Oktober 2026) dari fasyankes atau lembaga pemerintah.

- Bukti BPJS Kesehatan aktif dari aplikasi Mobile JKN.

- Formulir Komitmen yang ditandatangani calon peserta dan ditempel meterai Rp10.000.

- Formulir izin orang tua/wali/suami/istri yang ditempel meterai Rp10.000.

- Dokumen akademik. Untuk mahasiswa baru yaitu ijazah dan rapor SMA, serta nilai rata-rata rapor. Sementara, bagi mahasiwa on going berupa KHS/transkrip nilai dan IPK.

- Dokumen pendukung (opsional) berupa surat pernyataan pendayagunaan dari Kepala Dinkes Kabupaten/Kota.

- Piagam Prestasi Akademik atau Non-Akademik minimal di tingkat Kabupaten/Kota.

Tahapan Seleksi

1. Pendaftaran secara online pada laman https://sibk.kemkes.go.id// pada 14 - 30 Oktober 2026.

2. Verifikasi kelengkapan dan keabsahan oleh Dinkes Provinsi pada 26 Oktober hingga 3 November 2026.

3. Penetapan dan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 2-4 November 2026.

4. Verifikasi dokumen pendaftar bersama Institusi Pendidikan pada 4-6 November 2026.

5. SK Penetapan Hasil Seleksi Administrasi oleh Dirjen SDMK pada 9 November 2026.

6. Tes wawancara dari Kemenkes dan Kolegium terkait pada 10-13 November 2026.

7. SK Penetapan Hasil Seleksi oleh Dirjen SDMK pada 17 November 2026.

8. SK Penetapan penerima beasiswa oleh Dirjen SDMK pada 19 November 2026.

Kemenkes membuka program Beasiswa Afirmasi Tenaga Kesehatan Prioritas Nasional Tahun 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi siswa SMA sederajat dan mahasiswa on going.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories