RIWARA.id - Pernahkah mendengar jika sakit gigi bisa berdampak pada kesehatan jantung? Ternyata ini bukanlah mitos.
Infeksi pada gigi atau gusi yang dibiarkan bisa membuat bakteri masuk ke aliran darah, lalu menjalar dan memicu masalah pada kesehatan jantung.
Penumpukan sisa makanan pada gigi berlubang dapat menjadi sarang bakteri. Kuman dari gigi yang terinfeksi dan meradang, dapat masuk ke aliran darah dan menginfeksi katup jantung. Pada kondisi tertentu berisiko menyebabkan infeksi jantung (endokarditis infeksi).
Saat merasakan sakit gigi, hindari kebiasaan minum obat anti nyeri yang berulang. Obat itu tidak membunuh kuman penyebab infeksi. Periksakan gigi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Selama gigi berlubang belum ditangani, sumber infeksi akan tetap aktif dan berisiko terus menyebar ke organ vital lainnya.
Untuk mencegah kuman masuk ke aliran darah dan menyebabkan masalah di jantung, berikut ini langkah yang tepat dilansir Riwara.id dari akun Instagram @kemenkes_ri, Minggu 4 Oktober 2026:
- Segera periksa ke dokter gigi. Lakukan perawatan sesuai kondisi seperti pencegahan, perawatan karies, gusi, infeksi, pembersihan karang gigi, atau tindakan lain sesuai indikasi.
- Hentikan konsumsi obat anti nyeri berulang tanpa petunjuk dokter.
- Rawat gusi bermasalah. Adanya gusi berdarah adalah tanda peradangan. Periksa dan tangani segera untuk mencegah infeksi.
Setelah melakukan penanganan medis yang tepat, cegah bakteri kembali mengancam aliran darah dan katup jantung dengan:
1. Sikat gigi minimal 2 kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur dengan teknik yang benar, termasuk menyikat lidah.
2. Bersihkan sela gigi sesuai kebutuhan menggunakan alat yang tepat.
3. Kontrol gigi secara berkala untuk mendeteksi dan menangani masalah sejak dini sehingga sumber infeksi dan peradangan dapat dikurangi.
Selain itu, jaga kesehatan jantung dengan aktivitas fisik, pola makan sehat, tidak merokok, serta menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Selain dapat menyebabkan penyakit jantung, sakit gigi ternyata bisa menimbulkan penyakit komplikasi lainnya yaitu:
- Abses Gigi, yang berupa kantung nanah akibat infeksi bakteri yang dapat menyebar ke jaringan sekitar, wajah, leher, hingga dada.
- Sepsis, berupa infeksi parah di seluruh tubuh yang terjadi ketika bakteri dari gigi masuk ke dalam aliran darah, berisiko menyebabkan syok hingga kematian.
- Sinusitis, berupa peradangan pada rongga sinus terutama akibat infeksi gigi geraham atas yang akarnya berdekatan langsung dengan saluran sinus.
- Penyakit Paru, yang disebabkan penyebaran bakteri dari mulut ke saluran pernapasan yang bisa memicu pneumonia atau abses paru.
Infeksi pada gigi atau gusi yang dibiarkan, dapat membuat bakteri masuk ke aliran darah, lalu menjalar dan memicu masalah kesehatan jantung.