RIWARA.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyergap serta menangkap empat orang terduga teroris dalam operasi serentak di wilayah Solo dan Klaten, Jawa Tengah.
Operasi penindakan hukum tersebut diwarnai penggeledahan di sejumlah lokasi rumah tinggal maupun kontrakan para terduga pelaku.
Di wilayah Klaten, petugas bergerak menyisir kawasan Desa Palar, Kecamatan Trucuk, untuk menyergap dua terduga teroris.
Dalam operasi di Klaten tersebut, tim Densus 88 menangkap dua orang pria berinisial NM dan Y.
Petugas yang didampingi perangkat desa setempat langsung menggelar penggeledahan di dua rumah kontrakan yang dihuni oleh kedua terduga.
Dari hasil penggeledahan di Klaten, tim Densus 88 menyita barang bukti berupa hard disk, komputer tablet, serta sejumlah dokumen dan buku.
Terduga NM diketahui merupakan mantan narapidana teroris (eks napiter) lulusan LP Nusakambangan yang dikenal tertutup oleh warga sekitar.
Sementara itu, terduga Y merupakan warga asal Boyolali yang berprofesi sebagai teknisi servis elektronik dan baru mengontrak sekitar lima bulan.
Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha membenarkan perihal operasi Densus 88 tersebut dan mengerahkan personel untuk mengamankan area penggeledahan.
Sementara di Kota Solo, penggeledahan menyasar sebuah rumah di Kampung Selembaran, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.
Dalam penggerebekan di Serengan, petugas menangkap seorang pria berinisial H yang diketahui telah tinggal di lokasi tersebut selama lebih dari 10 tahun.
Dari rumah terduga H, Densus 88 menyita barang bukti berupa pakaian, lembaran gambar, berkas dokumen, dan beberapa buku.
Selain di Serengan, tim Densus 88 juga bergerak ke kawasan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, untuk menangkap seorang pemuda berinisial YDKAP (23).
Seluruh terduga teroris beserta barang bukti yang disita kini telah diboyong ke Mabes Polri guna menjalani pemeriksaan intensif dan pengembangan jaringan. (*)
Densus 88 tangkap empat terduga teroris di Solo dan Klaten. Sejumlah barang bukti disita dari penggeledahan di lokasi.