PB XIV Datangi Tenda Jemaah Haul Ali di Alun-Alun Utara, Pastikan Aman dan Nyaman

Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:41 WIB
Sri Susuhunan Pakubuwono XIV PB XIV meninjau tenda peristirahatan jemaah Haul ke-115 Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi di kawasan Alun-Alun Utara Karaton Surakarta Sabtu 3 Oktober 2026 malam hingga Minggu 4 Oktober2026 dini hari
Sri Susuhunan Pakubuwono XIV PB XIV meninjau tenda peristirahatan jemaah Haul ke-115 Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi di kawasan Alun-Alun Utara Karaton Surakarta Sabtu 3 Oktober 2026 malam hingga Minggu 4 Oktober2026 dini hari (Foto: Inung R Sulistyo, Riwara.id)

 

SOLO, Riwara.id – Sri Susuhunan Pakubuwono XIV atau PB XIV turun langsung meninjau sejumlah tenda peristirahatan jemaah di kawasan Alun-Alun Utara Karaton Surakarta Hadiningrat, Sabtu (3/10/2026) malam hingga Minggu (4/10/2026) dini hari.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas pendukung bagi para jemaah yang datang mengikuti rangkaian Haul ke-115 Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi berjalan dengan baik, terutama terkait kenyamanan, keamanan, dan ketertiban jemaah selama berada di Solo.

Rangkaian Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi dipusatkan di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Surakarta, dan berlangsung sejak 30 September hingga 4 Oktober 2026. Ribuan jemaah dari berbagai daerah datang ke Solo untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.

Tenda-tenda di kawasan Alun-Alun Utara dan sekitarnya menjadi salah satu fasilitas pendukung bagi jemaah, termasuk tempat beristirahat bagi rombongan yang datang dari luar daerah.

PB XIV, yang sebelumnya dikenal dengan gelar KGPH Hangabehi, menyempatkan diri mendatangi sejumlah tenda dan berbincang langsung dengan para jemaah.

Dalam kunjungan tersebut, PB XIV terlihat menyapa dan berbincang dengan warga dari Gondang Wetan, Pasuruan, Jawa Timur; Ngariboyo, Magetan, Jawa Timur; serta rombongan dari Semarang dan Tegal, Jawa Tengah.

Kehadiran PB XIV di tengah jemaah berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban. Tidak sekadar melihat kondisi tenda dari luar, Sinuhun juga ingin memastikan langsung bagaimana kondisi warga yang menggunakan fasilitas tersebut untuk beristirahat.

PB XIV Pastikan Jemaah Bisa Istirahat dengan Nyaman

Braj Lung Ayu, cucu Sri Susuhunan Pakubuwono XII dan kerabat dekat PB XIV, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan secara spontan setelah PB XIV ingin melihat langsung kondisi jemaah yang bermalam di kawasan sekitar Karaton Surakarta.

“Kegiatan Mas Sunan (PB XIV) kali ini mendadak. Tadi malam Mas Sunan atau Sinuwun ingin mengecek ke tenda-tenda untuk memastikan jamaah atau peserta Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi bisa tidur dengan nyaman, aman dan tertib,” ujar Braj Lung Ayu kepada awak media.

Menurutnya, perhatian PB XIV terhadap para jemaah merupakan bagian dari sikap Karaton Surakarta dalam mengayomi masyarakat, termasuk ketika masyarakat datang ke Solo untuk mengikuti kegiatan keagamaan.

“Pada prinsipnya Karaton Surakarta mengayomi semua masyarakat Indonesia, termasuk dalam kegiatan ini. Apa yang bisa digunakan untuk kegiatan positif kemasyarakatan pasti akan kami dukung,” katanya.

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan jejak sejarah para pendahulu Karaton Surakarta dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Karaton Surakarta dan Semangat Kebangsaan

Dukungan Karaton Surakarta terhadap Republik Indonesia memiliki catatan sejarah sejak awal kemerdekaan.

Kajian sejarah mencatat Sri Susuhunan Pakubuwono XII bersama K.G.P.A.A. Mangkunagoro VIII menyampaikan dukungan dan menyatakan berdiri di belakang Republik Indonesia pada 1 September 1945. Sikap tersebut tercatat lebih awal dibandingkan maklumat Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII pada 5 September 1945.

Semangat tersebut menjadi bagian dari narasi hubungan Karaton Surakarta dengan kehidupan kebangsaan Indonesia yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Dalam konteks kegiatan Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi kali ini, kehadiran PB XIV di tengah jemaah menunjukkan perhatian Karaton Surakarta terhadap masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Bagi para jemaah, kunjungan tersebut bukan sekadar peninjauan fasilitas. Kehadiran langsung Sinuhun di tengah warga menjadi bentuk sapaan dan perhatian kepada masyarakat yang sedang mengikuti kegiatan keagamaan di Kota Solo.

Sementara itu, rangkaian Haul ke-115 Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (4/10/2026), dengan rangkaian Maulid setelah salat Subuh. Haul tersebut menjadi salah satu agenda keagamaan yang mendatangkan jemaah dari berbagai wilayah Indonesia bahkan dari luar negeri.*

PB XIV meninjau tenda jemaah Haul Al-Habib Ali di Alun-Alun Utara Solo hingga dini hari, memastikan jamaah aman, nyaman, dan tertib.

Foto Editor
Inung R Sulistyo -

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

 Stories