Kemendikdasmen Buka Beasiswa S1 D4 untuk Peningkatan Kompetensi Guru, Ini Kriterianya

Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB
Ilustrasi - Kemendikdasmen Buka Program Beasiswa S1 D4 Bagi Guru
Ilustrasi - Kemendikdasmen Buka Program Beasiswa S1 D4 Bagi Guru (Foto: Instagram.com/@ppgkemendikdasmen)

RIWARA.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) membuka kesempatan bagi guru untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya.

Beasiswa itu bertujuan memfasilitasi 32.828 guru untuk melanjutkan pendidikan jenjang S1/D-4 melalui Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru.

Program tersebut berkolaborasi dengan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Kemitraan ini juga diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru Gelombang 3, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, mengatakan peningkatan kualitas guru merupakan bagian penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

“Bangsa yang maju ditentukan oleh seberapa baik kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan merupakan kunci penting dalam membangun manusia Indonesia, terutama kualitas gurunya,” ujar Nunuk dikutip Riwara.id dari laman kemendikdasmen, Minggu 13 September 2026.

Ia mengungkapkan kesempatan memperoleh akademik harus terbuka bagi semua guru, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kualifikasi bukanlah mimpi. Presiden Prabowo dan Mendikdasmen membuka kesempatan bagi guru-guru yang memiliki keterbatasan untuk bisa belajar di perguruan tinggi,” jelasnya.

Nunuk juga menjelaskan jika program beasiswa ini dirancang agar guru tetap dapat menjalankan tugasnya di sekolah selama mengikuti perkuliahan.

LPTK penyelenggara memberikan skema perkuliahan secara fleksibel sehingga guru dapat belajar tanpa meninggalkan sekolah serta murid-muridnya.

Pada Gelombang 3 tahun 2026, ada 45.660 guru yang mendaftar, namun hanya 32.828 guru yang dapat difasilitasi mengikuti program.

Jumlah tersebut terdiri dari 25.936 guru dan pendidik PAUD, 3.278 guru SD, 3.391 guru mata pelajaran jenjang SMP, SMA, dan SMK, serta 223 guru SLB.

Total ada 127 LPTK dimana 35 LPTK di antaranya baru bergabung dalam mendukung pemenuhan kualifikasi akademik guru tahun ini.

Nunuk menyatakan jika kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan bentuk gotong royong dalam menjawab tantangan peningkatan kualitas guru.

“Perjanjian kerja sama dengan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan merupakan salah satu bentuk gotong royong dalam memajukan pendidikan. Dengan semangat kolaboratif dan bersinergi, dapat bergerak bersama memajukan pendidikan melalui peningkatan kualitas guru,” tuturnya.

Pemenuhan kualifikasi S1/D4 ini sekaligus membuka jalan bagi guru untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu dan memperoleh sertifikasi pendidik.

Pada 2026, sebanyak 8.900 guru ditargetkan menyelesaikan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Gelombang 1 dengan skema afirmasi untuk kemudian melanjutkan ke program PPG.

"Program ini bukan hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga mendukung upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Tak hanya kualifikasi yang terpenuhi, tetapi juga meningkatnya kompetensi guru dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar di kelas,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (Dir. Guru PAUD dan PNF), Saiful Bari, mengatakan dukungan LPTK turut membuka akses peningkatan kualifikasi bagi para guru.

“Kami mengapresiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan penyelenggara Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Guru atas dukungan dan kerja samanya. Program ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan bermutu bagi semua anak Indonesia,” ungkap Saiful.

Ia menambahkan peningkatan kualifikasi guru memiliki dampak yang lebih luas karena berkaitan langsung dengan kualitas layanan pendidikan.

“Berdasarkan data Dapodik, sebanyak 174.520 guru belum memenuhi kualifikasi akademik S1/D4, dan sebagian besar adalah Guru PAUD dan SD,” pungkasnya.

Kemendikdasmen buka Beasiswa S1 D4 untuk meningkatkan kompetensi para guru. Ada 32.828 guru yang berhak mengikuti program tersebut.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories