RIWARA.id – TNI Angkatan Darat (TNI AD) resmi menerima unit helikopter serbu terbaru jenis Mi-35M buatan Rusia untuk memperkuat armada penerbangan tempurnya.
Kehadiran alutsista modern ini terungkap setelah foto-foto penampakannya beredar luas di media sosial pada awal September.
Langkah ini menjadi pembaruan signifikan bagi Pusat Penerbangan TNI AD (Penerbad) yang sebelumnya mengoperasikan varian terdahulu, Mi-35P, sebagai salah satu tulang punggung kekuatan tempur udara.
Indonesia sendiri diketahui mulai mengoperasikan armada helikopter tempur keluarga Mi-24/Mi-35 sejak pertengahan dekade 2000-an.
TNI AD menerima gelombang pertama helikopter Mi-35P buatan Rusia pada tahun 2003, yang kemudian disusul oleh pengadaan tambahan pada tahun 2010.
Sebanyak 8 unit helikopter Mi-35P milik TNI AD tersebut bertempat di Skadron 31/Serbu yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah.
Varian Mi-35M terbaru yang dikembangkan oleh pabrikan Rostvertol Rusia merupakan modernisasi besar-besaran dari jajaran helikopter legenda keluarga Mi-24.
Helikopter ini menggabungkan ketangguhan lapis baja helikopter serbu angkut dengan pembaruan pada mesin, avionik, sistem penerbangan, serta konfigurasi senjata.
Salah satu perbedaan paling mencolok dibanding varian Mi-35P lama yang dimiliki Indonesia terletak pada mekanisme dan pemasangan meriam utamanya.
Pada varian Mi-35P, meriam ganda GSh-30K berkaliber 30 mm terpasang kaku di sisi bodi kanan helikopter, sehingga helikopter harus bergerak atau bermanuver penuh untuk mengarahkan tembakan ke sasaran.
Sementara itu, varian Mi-35M menggunakan turret NPPU-23 yang terpasang di bawah hidung helikopter dengan meriam ganda GSh-23V berkaliber 23 mm.
Sistem turret dinamis ini memungkinkan awak pesawat mengarahkan tembakan secara independen ke area jangkauan sasaran yang jauh lebih luas tanpa harus memutar arah helikopter.
Peningkatan lain menyasar pada performa terbang dan pemangkasan bobot pesawat melalui penggunaan bilah baling-baling utama berbahan komposit yang jauh lebih ringan.
Selain itu, baling-baling ekornya kini mengadopsi konfigurasi berbentuk huruf X khas helikopter tempur generasi baru Mi-28 untuk meredam kebisingan dan meningkatkan stabilitas.
Sistem penerbangan dan kemampuan tempur malam hari pada Mi-35M juga mengalami peningkatan pesat dibandingkan varian Mi-35P.
Pesawat ini sudah mendukung penggunaan perangkat night-vision serta dilengkapi sistem elektro-optik modern untuk pengintaian dan penyerangan terpresisi.
Teknologi ini membuat helikopter tetap efektif beroperasi saat malam hari maupun dalam kondisi visibilitas cuaca yang sangat buruk.
Pembaruan tersebut membawa Mi-35M mendekati kualifikasi helikopter serbu modern murni, tanpa menghilangkan ciri khas keluarga Mi-24 yang mampu mengangkut hingga 8 personel pasukan bersenjata lengkap. (*)
TNI AD terima helikopter serbu Mi-35M terbaru dari Rusia. Dilengkapi meriam putar dan sensor malam modern untuk perkuat alutsista Penerbad.