RIWARA.id – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyiapkan 31 penerbang sipil yang telah direkrut untuk mengawaki armada pesawat angkut dan helikopter milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi sumber daya manusia penerbang profesional Indonesia guna memperkuat pertahanan negara sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan KSAU usai memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara di Lapangan Mabesau, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Puluhan penerbang yang memiliki lisensi Commercial Pilot Licence (CPL) tersebut saat ini difokuskan untuk mengisi satuan operasional pada skadron angkut dan helikopter yang membutuhkan pemenuhan personel secara cepat dan andal.
Meski berasal dari latar belakang sipil, Marsekal TNI Tonny menekankan bahwa para penerbang tersebut wajib menempuh pendidikan standarisasi di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Proses ini sangat krusial guna menyamakan tingkat keterampilan, prosedur keselamatan, hingga pembentukan sikap (attitude) prajurit agar setara dengan standar penerbang militer didikan akademi. Seluruh pelatihan berada di bawah pembinaan Wingdik 100/Terbang Yogyakarta .
Selain rekrutmen jalur khusus melalui Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) ini, TNI AU juga melakukan revisi silabus pada Sekolah Penerbang.
Jika sebelumnya pendidikan dimulai setelah berpangkat Letnan Dua, kini Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) sudah dididik sejak dini untuk menjadi siswa penerbang. Langkah ini diharapkan mampu mencetak regenerasi penerbang muda yang lebih profesional dalam menjaga ruang udara nasional.
Program peminatan (spotting) bagi lulusan sekolah penerbang sipil ini membuka ruang pengabdian luas bagi generasi muda yang ingin bergabung dengan militer.
Dengan penyesuaian kurikulum yang ketat, TNI AU optimistis kehadiran para penerbang muda ini dapat memperkuat satuan operasional di berbagai wilayah Indonesia dalam menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks. (*)
Ari Kristyono


KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono siapkan 31 pilot sipil untuk awaki pesawat angkut & helikopter TNI AU. Simak syarat dan tujuannya!