Kemenag Buka Program Beasiswa PJJ Bagi Guru Ngaji, Pendaftaran hingga 31 Mei 2026, Simak Ini Persyaratannya

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:28 WIB
Kemenag Buka Program Beasiswa PJJ Keagamaan Bagi Guru Ngaji
Kemenag Buka Program Beasiswa PJJ Keagamaan Bagi Guru Ngaji (Foto: beasiswa.kemenag.go.id)

RIWARA.id - Kementerian Agama (Kemenag) bersama LPDP membuka program Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan tahun 2026 bagi Guru Ngaji.

PJJ Keagamaan merupakan beasiswa yang dirancang secara khusus untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan.

Program beasiswa ini menyasar kelompok tertentu yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi.

Mereka adalah tenaga pendidik, penyuluh agama, dan praktisi keagamaan yang ada di berbagai daerah.

Melalui pendekatan pembelajaran fleksibel dan daring (online), program ini memungkinkan peserta untuk tetap menjalankan tugas dan pengabdian di masyarakat sambil melanjutkan pendidikan.

Beasiswa ini ditujukan bagi Ustadz/Ustadzah atau Pendidik/Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren, dengan minimal masa kerja 2 tahun dan masih aktif bekerja.

Juga untuk mereka yang bekerja di Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Pendidik pada Mu’adalah, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ)/Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT)/Pendidikan Anak Usia Dini Qur’ani (PAUDQu).

Beasiswa ini juga ditujukan bagi Guru (PNS/Non-PNS) atau Pendidik/Tenaga Kependidikan, yang memiliki Dokumen Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau Nomor Pendidik Kemenag (NPK).

Guru tersebut bekerja di Raudhatul Athfal atau Madrasah Ibtidaiyah/Tsanawiyah/Aliyah dan Guru Agama Islam pada Satuan Pendidikan Umum.

Bagi para guru di bidang keagamaan yang ingin mendaftar Beasiswa PJJ, berikut ini persyaratannya yang dilansir Riwara.id dari laman beasiswa.kemenag.go.id, Minggu 3 Mei 2026:

- Warga Negara Indonesia.

- Berusia maksimal 48 tahun per 31 Desember 2026.

- Telah menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (MA/SMA/SMK).

- Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) atau telah menyelesaikan studi sarjana (S1), tidak boleh mendaftar beasiswa ini.

- Pendaftar melampirkan berkas status Profesi dengan bukti dokumen NUPTK atau NPK bagi Pendidik pada Satuan Pendidikan binaan Kementerian Agama, atau dokumen SK Pengangkatan dari Yayasan/Pondok/Institusi Pesantren bagi Pendidik atau Ustadz/Ustadzah di Pesantren.

- Pendaftar wajib melampirkan Surat Izin yang ditandatangani oleh Pimpinan Instansi atau Lembaga, paling lama 3 bulan terakhir dari masa pendaftaran beasiswa.

Surat Izin berisi keterangan untuk mendaftar beasiswa dan mencantumkan Nama Lengkap, Nomor Induk Pegawai (NIP).

Ketentuannya adalah bagi Guru PNS ditandatangani oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tempat pendaftar bekerja.

Sementara, Surat Izin bagi Guru Non-PNS, Ustadz/Ustadzah ditandatangani oleh Kepala Sekolah/Madrasah/Pesantren tempat pendaftar bekerja.

- Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan, yang diterbitkan paling lama 3 bulan terakhir.

- Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak lulus pada aplikasi pendaftaran.

- Menulis Personal Statement atau Essay yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan untuk melanjutkan studi.

- Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai program studi beasiswa yang dipilih.

- Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi daftar riwayat hidup pada aplikasi pendaftaran.

- Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas yang telah disediakan pada laman pendaftaran beasiswa.

- Program beasiswa hanya untuk Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi yang telah ditetapkan Kemenag.

Itulah informasi tentang Beasiswa PJJ Keagamaan yang dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Untuk mendapatkan info lebih lengkapnya, bisa kunjungi langsung laman beasiswa.kemenag.go.id.

Kemenag bersama LPDP membuka program PJJ Keagamaan yang terbuka untuk Guru Ngaji. Pendaftaran dibuka 1 April hingga 31 Mei 2026.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories