LPS dan Transmedia Kucurkan Rp2 Miliar untuk Mahasiswa UGM, Ringankan Beban Korban Banjir Sumatera

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31 WIB
Penyerahan bantuan dari Lembaga Penjamin Simpanan untuk mahasiswa UGM yang terdampak bencana Sumatra
Penyerahan bantuan dari Lembaga Penjamin Simpanan untuk mahasiswa UGM yang terdampak bencana Sumatra (Foto: dok LPS)

RIWARA.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengucurkan dana bantuan total sebesar Rp1,2 miliar untuk membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT) 100 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang keluarganya menjadi korban bencana banjir bandang di Sumatra.

Langkah taktis ini diambil guna memastikan roda pendidikan para mahasiswa tersebut tidak terhenti akibat hantaman bencana alam yang merusak pos ekonomi orang tua mereka.

Penyerahan bantuan finansial ini berlangsung di Kampus UGM, Yogyakarta, pada Kamis (18/6/2026). Prosesi penyerahan dilakukan oleh Plt. Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga LPS, K.M. Nuruddin, kepada Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Danang Sri Hadmoko.

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah strategis di Sumatera pada November 2025 lalu memang menyisakan dampak ekonomi berkepanjangan. Geliat bisnis warga lumpuh dan banyak aset keluarga habis, sehingga memicu tumpukan utang baru serta menurunkan kemampuan finansial orang tua dalam membiayai kuliah anak-anak mereka di perguruan tinggi.

Melihat urgensi tersebut, LPS bergerak cepat mengalokasikan dana eksternal melalui program Kegiatan Sosial Kemasyarakatan (KSK). Intervensi ini dirancang khusus untuk memotong rantai risiko putus kuliah bagi mahasiswa asal Sumatera yang sedang menempuh studi di Yogyakarta.

K.M. Nuruddin menegaskan bahwa aspek krusial yang harus diselamatkan pascabencana adalah keberlanjutan pendidikan generasi muda. Menurutnya, bantuan ini menjadi suntikan moral agar para mahasiswa tetap fokus kuliah tanpa perlu cemas memikirkan tagihan administrasi kampus yang terus berjalan.

Dukungan ini bukan sekadar bantuan finansial jangka pendek, melainkan bentuk investasi strategis bagi masa depan Indonesia. Pemulihan psikologis dan pemenuhan hak pendidikan mahasiswa dinilai menjadi kunci utama agar daerah asal mereka bisa bangkit kembali melalui kontribusi para sarjana baru kelak.

Berdasarkan data resmi hasil verifikasi ketat pihak kampus, penerima manfaat bantuan UKT ini tersebar lintas jenjang. Kuota bantuan mencakup 46 mahasiswa program Sarjana (S1), 2 mahasiswa Sarjana Terapan (D4), 42 mahasiswa Magister (S2), 1 mahasiswa Doktor (S3), 3 mahasiswa Program Profesi, serta 6 mahasiswa Program Spesialis.

Pada momentum yang sama, sinergi lintas sektor juga membuahkan tambahan dana segar untuk beasiswa umum UGM senilai Rp800 juta. Dana tersebut dihimpun dari hasil kolaborasi antara LPS, Transmedia, dan UGM melalui ajang lari amal Jogja Run D-City yang digelar pada 22-24 Mei 2026 lalu.

Tiket kepesertaan dari 16.000 pelari yang meramaikan jalanan Kota Yogyakarta sepenuhnya dikonversi menjadi dana beasiswa pendidikan. Secara simbolis, CEO CNBC Indonesia, Wahyu Daniel, menyerahkan langsung dana hasil keringat kepedulian publik tersebut kepada pihak rektorat UGM.

Rangkaian acara yang dikemas dalam Jogja Financial Festival tersebut terbukti efektif mendongkrak literasi keuangan masyarakat setempat. Selain menjadi wadah penggalangan dana sosial, festival ini menyasar kelompok pelajar dan pelaku usaha mikro agar lebih melek terhadap fungsi penjaminan perbankan.

Wakil Rektor UGM, Danang Sri Hadmoko, menyatakan apresiasi mendalam atas kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh lembaga negara dan grup media nasional ini. Pihak universitas berkomitmen untuk segera menyalurkan dan mengawasi pemanfaatan dana total Rp2 miliar tersebut agar tepat sasaran.

Komitmen berkelanjutan dari LPS dalam menyokong sektor pendidikan tinggi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas akademis nasional. Melalui program penjaminan dan kepedulian sosial yang terukur, perguruan tinggi di Indonesia diyakini tetap kokoh memproduksi sumber daya manusia yang siap bersaing di kancah global. (*)

 

LPS kucurkan Rp1,2 M untuk bayar UKT mahasiswa UGM korban banjir Sumatera. Transmedia tambah Rp800 juta beasiswa dari Jogja Run D-City.

Foto Editor
Ari Kristyono -

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

 Stories