Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan, Ini Rincian Alokasinya dari Kemenag

  • Ayu Abriyani
  • Sabtu, 04 April 2026 | 21:53 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Ilustrasi - Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran Tahun 2026 untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan
Ilustrasi - Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran Tahun 2026 untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan (Foto: Dibuat dengan Meta AI)

RIWARA.id - Di tahun 2026, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan komitmennya untuk memperkuat kualitas sekolah, yang ada di bawah binaan Kementerian Agama (Kemenag).

Menag menyatakan telah mengajukan usulan tambahan anggaran untuk tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun.

Tambahan anggaran itu akan difokuskan dalam upaya memperjuangkan kesetaraan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menag dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Bidang Pendidikan, yang digelar secara online dengan Kemenko PMK pada Sabtu 4 April 2026.

"Usulan anggaran ini adalah ikhtiar kami untuk menjamin tidak ada lagi ketimpangan antara Madrasah dan sekolah umum," jelas Menag yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Sabtu 4 April 2026.

Ia pun ingin memastikan pendidikan keagamaan bisa berjalan beriringan dengan semangat Asta Cita serta direktif Presiden Prabowo dalam mencetak generasi unggul yang berkualitas.

Menag merinci jika usulan tambahan anggaran tersebut akan dialokasikan pada sejumlah program strategis.

Program tersebut di antaranya Re vitalisasi Satuan Pendidikan sebesar Rp13,7 triliun, Digitalisasi Pembelajaran sebesar Rp10,9 triliun, Bantuan Buku Tulis Gratis sebesar Rp159 miliar, dan Sekolah Unggul Garuda Transformasi sebesar Rp22,9 miliar.

"Pemerintah harus hadir dan memberikan perhatian yang sama di dunia pendidikan. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan dalam pendidikan di sekolah umum maupun sekolah keagamaan," tegas Menag.

Semua sekolah, lanjut dia, harus setara karena hal ini menyangkut hak anak bangsa dan masa depan mereka.

 

Revitalisasi Lembaga Pendidikan

Fokus utama usulan tambahan anggaran ini salah satunya adalah perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) yang mendesak.

Anggaran revitalisasi sebesar Rp13,7 triliun direncanakan menyasar 7.131 lembaga satuan pendidikan, yang terdiri dari 6.973 madrasah, 128 sekolah Kristen, 13 sekolah Katolik, 9 sekolah Hindu, serta 8 sekolah Buddha.

Menag juga menyoroti kondisi bangunan madrasah yang saat ini masih banyak membutuhkan perbaikan serius.

Menurutnya, kualitas sarpras di sekolah adalah cerminan keberpihakan negara terhadap pendidikan keagamaan.

Menag berharap usulan tambahan anggaran ini dapat dipahami dan disetujui untuk peningkatan kualitas SDM di Indonesia, melalui jalur pendidikan keagamaan yang unggul dan inklusif.

Kemenag mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2026 sebesar Rp24,8 Triliun. Tambahan anggaran itu untuk mendukung kualitas pembelajaran di sekolah.

Foto Editor
Author : Ayu Abriyani

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

Topic News