Krisis di Timur Tengah: Dua Jet Tempur AS Jatuh, Helikopter Penyelamat Ditembak Rudal Iran

  • Ari Kristyono
  • Sabtu, 04 April 2026 | 10:41 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono
Ilustrasi helikopter Sikorsky HH-60W Jolly Green II Amerika Serikat terkena tembakan rudal saat dalam misi Combat SAR, dibuat dengan bantuan Chat GPT AI.
Ilustrasi helikopter Sikorsky HH-60W Jolly Green II Amerika Serikat terkena tembakan rudal saat dalam misi Combat SAR, dibuat dengan bantuan Chat GPT AI. (Foto: Ari Kristyono)

 

RIWARA.id –  Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran mencapai titik nadir setelah dua pesawat tempur AS, F-15E Strike Eagle dan A-10 Warthog, dilaporkan jatuh di wilayah konflik, Jumat (3/4/2026).

Operasi pencarian dan penyelamatan tempur (Combat SAR) kini berubah menjadi krisis perlindungan pasukan setelah aset penyelamat AS turut menjadi sasaran rudal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebuah jet F-15E milik Skuadron Tempur ke-494 “Panthers” hancur di wilayah Iran selatan saat operasi tempur. Tak lama berselang, sebuah jet A-10 Warthog juga dilaporkan jatuh di dekat Selat Hormuz.

Sementara pilot A-10 dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat, nasib satu dari dua awak F-15E hingga kini masih misterius setelah keduanya melontarkan diri di wilayah musuh.

Upaya penyelamatan personel ini berubah mencekam ketika helikopter penyelamat khusus HH-60W Jolly Green II terkena hantaman rudal MANPADS saat beroperasi jauh di dalam teritorial Iran.

Beruntung, helikopter yang rusak tersebut berhasil melewati perbatasan menuju Irak dan seluruh personel di dalamnya selamat. Namun, ancaman dari kelompok milisi perbatasan dan jaringan pasukan tidak teratur Iran membuat setiap upaya penerbangan rendah menjadi misi bunuh diri.

Teheran melalui media resminya mengeklaim telah menembak jatuh aset-aset udara Amerika tersebut. Bahkan, televisi lokal Iran mulai menyiarkan sayembara dengan imbalan hadiah besar bagi siapa pun yang mampu menangkap pilot AS hidup-hidup. Pihak Pentagon melalui pernyataan singkatnya mengakui adanya laporan pesawat yang jatuh di Timur Tengah, namun belum memberikan rincian teknis lebih lanjut.

Saat ini, AS dilaporkan mengerahkan armada besar mencakup pesawat HC-130J Combat King II, jet F-35, hingga drone MQ-9 Reaper untuk mengamankan zona pencarian.

Tekanan diplomatik dan militer terus meningkat seiring laporan bahwa beberapa aset penyelamat terpaksa mundur setelah mendapat hujan tembakan dari sistem pertahanan udara Garda Revolusi Iran. (*)

.

Jet F-15E dan A-10 AS jatuh di Iran. Misi penyelamatan pilot berubah mencekam setelah helikopter HH-60W ditembak rudal MANPADS.

Foto Editor
Author : Ari Kristyono

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

Topic News