Riwara.id – Berbagai langkah dilakukan Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi Indonesia melalui berbagai kerjasama dengan berbagai negara salah satunya dengan Jepang.
Kerjasama ekonomi mutlak dilakukan mengingat kondisi ekonomi dan geopolitik global saat ini dampak perang Iran dan Amerika yang kian memanas dan membuat stabilitas ekonomi dunia terguncang.
Dalam rangkaian acara Japan Indonesia Business Forum, Presiden Prabowo dan jajaran cabinet Merah Putih dan beberapa perwakilan pengusaha Indonesia menyepakati beberapa hal terkait kerjsama ekonomi.
Dilansir Riwara.id dari laman Instagram resmi @presidenrepublikindonesia, Selasa, 31 Maret 2026, pada pertemuan bisnis dua negara tersebut terjadi kesepakatan 10 kerjasama penting antara Indonesia dan Jepang yang nilai kerjasamanya ditaksir bernilai fantastis mencapai Rp381,9 Triliun atau US$ 22,6 Miliar.
Kerjasama bisnis antara Jepang dan Indonesia menjadi satu peluang kolaborasi yang bisa mermabah ke berbagai sektor bisnis prioritas meliputi sektor industri, energi dan teknologi. Bukan semata jadi langkah strategis penguatan ekonomi dua negara, kerjasama bisnis ini juga bisa mempererat hubungan Indonesia dengan Jepang dalam berbagai aspek.
Dalam forum kerjasama bisnis Indonesia Jepang, Presiden Prabowo menyempa tkan waktu untuk bertemu dengan Kaisar Jepang Naruhito. Dalam pertemuan singkat 45 menit di Istana Kekaisaran ada sejumlah isu strategis penting yang dibahas oleh dua pemimpin negara tersebut.
Beberapa isu strategis yang dibahas antara lain adalah isu tentang kepentingan bersama kedua negara dibidang investasi, energi sampai pelestarian lingkungan hidup.
Melalui laman Sekertarian Negara disebutkan hasil pertemuan Indonesia dengan pihak Jepang melahirkan beberapa nota kesepahaman yang sudah diumumkan dalam forum. Kerjasama tersebut antara lain kerjasama produksi metanol dengan memanfaatkan emisi CO2 dari PKT di Bontang, Kalimantan Timur antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT. Kaltim Methanol Industri
Dibidang perdagangan niaga ada kerjasama dan investasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia) dan Japan Chamber of Commerce and Industry
Pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Indonesia antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX
Kerjasama di bidang hulu minyak dan gas Indonesia dan Asia Tenggara, kerjasama di bidang ekosistem semikonduktor Indonesia dan Jepang, kerjasama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.
Dibidang kerjasama keuangan ada kerjasama SMBC Indonesia dan Pegadaian untuk berkontribusi pada ekosistem emas Indonesia serta inklusi keuangan antara PT Pegadaian dan PT Bank SMBC Indonesia.
Kerjasama Mandiri Aviation Leasing Fund antara Danantara dan Mandi ri Investment Management dan SMBC Aviation Capital dan kerjasama hubungan kerjasana Jetro dan PT Danantara Investment.***






Presiden Prabowo beberapa waktu lalu berkunjung ke Jepang menghadiri kegiatan bisnis forum untuk menguatkan kerjasama ekonomi Indonesia Jepang