RIWARA.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melaporkan sebanyak 285.781 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-9 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama Rivan A. Purwantono mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama.
“Volume tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas yang keluar Jabotabek melalui GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi,” kata Rivan dalam keterangan resminya, dikutip Riwara.id, Sabtu (14/3/2026).
Secara keseluruhan, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek tersebut meningkat 3,1 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 277.278 kendaraan.
Menurut Rivan, perjalanan masyarakat yang keluar dari kawasan Jabodetabek masih didominasi oleh kendaraan yang menuju arah Timur, khususnya ke jalur Trans Jawa dan Bandung.
Distribusi Kendaraan ke Tiga Arah
Berdasarkan data Jasa Marga, distribusi lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek terbagi ke tiga arah utama.
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 119.228 kendaraan (41,7%)
Arah Barat (Merak): 102.533 kendaraan (35,9%)
Arah Selatan (Puncak): 64.020 kendaraan (22,4%)
Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)
Arus kendaraan menuju jalur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta–Cikampek tercatat 62.503 kendaraan, meningkat 13,7 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama di Jalan Tol Cipularang tercatat 56.725 kendaraan, atau turun 2,6 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Secara total, lalu lintas menuju arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 119.228 kendaraan, atau meningkat 5,3 persen dari kondisi normal.
Arah Barat (Merak)
U ntuk arah Barat menuju Merak melalui GT Cikupa di Jalan Tol Tangerang–Merak tercatat 102.533 kendaraan, atau naik 5,6 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Arah Selatan (Puncak)
Sementara itu, kendaraan yang menuju arah Selatan melalui GT Ciawi di Jalan Tol Jagorawi tercatat 64.020 kendaraan, atau turun 4,4 persen dari kondisi normal.
Lonjakan Kendaraan pada H-9 Lebaran
Secara khusus pada H-9 Lebaran 2026 (Kamis, 12 Maret 2026), volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat 146.457 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat 3,9 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 140.952 kendaraan.
Puncak Arus Mudik Diprediksi 18 Maret
Rivan mengingatkan masyarakat untuk menghindari perjalanan pada waktu puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
Selain itu, pengguna jalan tol juga diimbau memanfaatkan program diskon tarif tol sebesar 30 persen yang diberlakukan di 9 ruas jalan tol Jasa Marga Group.
Program diskon tersebut berlaku selama dua hari pada periode arus mudik, yakni 15–16 Maret 2026 (H-6 hingga H-5 Lebaran).
“Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam kondisi prima. Manfaatkan waktu untuk beristirahat di rest area, pastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujar Rivan.*
Inung R Sulistyo


Arus mudik Lebaran 2026 mulai meningkat. PT Jasa Marga mencatat 285.781 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-9 Idulfitri 1447 H, dengan mayoritas menuju arah Trans Jawa dan Bandung.