BNN Bongkar Laboratorium Narkotika Milik WNA Rusia di Bali, Produksi Mephedrone

  • Inung R Sulistyo
  • Senin, 09 Maret 2026 | 07:50 WIB
  • Default Publisher Publish by: Inung R Sulistyo
Konferensi Pers Pengungkapan Candestine Laboratory
Konferensi Pers Pengungkapan Candestine Laboratory (Foto: Biro Humas dan Protokol BNN)

RIWARA.ID - Tim gabungan berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine laboratory) narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Operasi yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat, 5–6 Maret 2026, itu mengamankan dua warga negara Rusia yang diduga terlibat dalam produksi narkotika sintetis jenis mephedrone.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Narkotika Nasional, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Dua warga negara Rusia yang diamankan berinisial NT dan TS. Keduanya diduga terlibat dalam operasional laboratorium narkotika yang berlokasi di sejumlah vila di Kabupaten Gianyar, Bali.

Berawal dari Paket Mencurigakan

Kasus ini bermula dari temuan paket-paket mencurigakan yang dikirim dari China ke Kantor Pos di Gianyar pada Januari 2026. Paket tersebut menggunakan data pengirim dan penerima yang diduga palsu.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam oleh tim gabungan. Hingga akhirnya pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 23.45 WITA, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah vila di Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Dari lokasi penangkapan, petugas menemukan kunci kendaraan serta kunci vila lain yang kemudian menjadi petunjuk penting dalam pengembangan penyelidikan.

Penggeledahan Kendaraan dan Vila

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil jenis Low Cost Green Car yang digunakan oleh tersangka. Dari kendaraan tersebut ditemukan sejumlah bahan kimia dan peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika jenis mephedrone.

Beberapa barang yang ditemukan di antaranya jerigen berisi cairan kimia, botol kaca, alkohol 96 persen, ethyl acetate, filter, serta berbagai wadah berisi bahan kimia lain yang diduga merupakan bahan baku produksi narkotika sintetis.

Setelah penggeledahan kendaraan, tim gabungan kembali melakukan pengembangan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA di sebuah vila di kawasan Blahbatuh, Gianyar.

Di lokasi tersebut petugas menemukan berbagai bahan dan peralatan yang digunakan untuk kegiatan produksi narkotika, seperti jerigen berisi cairan kimia, botol reagen laboratorium, plastik berisi residu, alat penyaring, timbangan digital, masker respirator, hingga peralatan laboratorium seperti erlenmeyer dan syringe.

Petugas juga menemukan plastik klip berisi kristal putih yang diduga merupakan narkotika jenis mephedrone.

Dipastikan Narkotika Golongan I

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim laboratorium narkotika BNN, zat yang diproduksi di laboratorium gelap tersebut dipastikan merupakan Mephedrone, yang termasuk dalam kategori Narkotika Golongan I.

Selain proses pidana narkotika, pihak imigrasi juga akan menindak dugaan pelanggaran keimigrasian oleh kedua warga negara asing tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan identitas atau dokumen perjalanan palsu serta penyalahgunaan izin tinggal.

BNN menegaskan akan terus memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk membongkar jaringan narkotika internasional yang mencoba memanfaatkan Indonesia sebagai lokasi produksi maupun peredaran narkoba.

Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara tegas guna melindungi masyarakat serta menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman narkotika.*

 

BNN bersama Bea Cukai dan Imigrasi membongkar laboratorium narkotika milik WNA Rusia di Gianyar, Bali. Dua tersangka diamankan bersama bahan kimia dan kristal mephedrone yang termasuk narkotika golongan I.

Foto Editor
Author : Inung R Sulistyo

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman. Menulis untuk pembaca yang ingin memahami arah perubahan dunia serta dampaknya bagi Indonesia.

Topic News