Lima Bocah Berenang di Sungai Luk Ulo, Seorang Hilang Tenggelam

  • Ari Kristyono
  • Sabtu, 07 Maret 2026 | 03:29 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ari Kristyono

 

SAR gabungan mencari bocah yang tenggelam di muara Sungai Luk Ulo di wilayah Kecamatan Petanahan, Kebumen. (Humas Basarnas)
SAR gabungan mencari bocah yang tenggelam di muara Sungai Luk Ulo di wilayah Kecamatan Petanahan, Kebumen.  (Foto: Humas Basarnas)

RIWARA.id – Sekawanan bocah asyik berenang di muara Sungai Luk Ulo, wilayah Kecamatan Petanahan, Kebumen dan seorang dari mereka tenggelam, Jumat (6/3/2026).

Informasi musibah itu diterima Kantor Basarnas Cilacap yang segera mengirimkan rescuer dari Unit Siaga SAR Kebumen untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Kami menerima laporan kejadian dari Pusdalop BPBD Kebumen dan mala mini juga kami mulai menggelar operasi pencarian bersama rekan-rekan aparat dan relawan,” tutur Rowidin dari Kantor Basarnas Cilacap.

Kronologis kejadian, sekitar pukul 16.30 lima anak berenang dan seorang dari mereka atas nama Abdul Fatah (11) warga sekitar tempat kejadian, tenggelam.

Teman-teman korban tidak bisa menolong korban, mereka menepi dan melaporkan kejadian itu.

nya tidak bisa menolong, hanya bisa melaporkan kecelakaan itu,” tutur Rowidin, anggota Basarnas yang memimpin misi SAR.

SAR gabungan, sejak Jumat malam telah melakukan pencarian menggunakan perahu karet dan peralatan lain yang mendukung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 18.05 WIB Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melalui Unit Siaga SAR Kebumen memberangkatkan satu tim rescuer menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air, rubber boat, serta peralatan pendukung lainnya untuk melaksanakan operasi pencarian.

Pencarian sempat dihentikan malam hari, untuk dilanjutkan pada Sabtu pagi. (*)

Seorang bocah bernama Abdul Fatah (11) dilaporkan tenggelam saat berenang bersama empat temannya di muara Sungai Luk Ulo, Kecamatan Petanahan, Kebumen.

Foto Editor
Author : Ari Kristyono

Wartawan sejak era mesin ketik dan sedang terus belajar untuk menjadi jurnalis era digital.

Topic News