Cabai dan Daging Ayam Jadi Pemicu Inflasi 0,68 Persen di Bulan Februari 2026, Ini Penjelasan Lengkap BPS

  • Windy Anggraina
  • Senin, 02 Maret 2026 | 12:48 WIB
  • Default Publisher Publish by: Windy Anggraina
Ilustrasi harga ayam ras hari keempat puasa
Daging ayam dan cabai picu inflasi bulan Februari 2026

Riwara.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi inflasi sebesar 0,68% secara bulanan (month to month) pada Februari 2026. Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 109,75 pada Januari 2026 menjadi 110,50 pada Februari 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono mengatakan secara tahun kalender (year to date) inflasi tercatat sebesar 0,53%.

"Pada Februari 2026 terjadi inflasi sebesar 0,68% secara bulanan atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 109,75 pada Januari 2026, menjadi 110,50 pada Februari 2026," jelasnya seperti dilansir Riwara.id dari laman BPS, Senin, 2 Maret 2026.

Penyumbang inflasi bulanan terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi 1,54% dengan andil 0,45%.

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok tersebut terutama daging ayam ras dengan andil 0,09%, cabai rawit 0,08%, ikan segar 0,05%, cabai merah 0,04%, serta tomat, beras dan telur ayam ras masing-masing 0,02%.

Selain pangan, komoditas lain yang turut menyumbang inflasi adalah emas perhiasan dengan andil cukup besar yakni 0,19%. Tarif angkutan udara juga memberikan andil inflasi sebesar 0,02%.

Di sisi lain, masih terdapat komoditas yang menahan laju kenaikan harga. Bensin tercatat memberikan andil deflasi sebesar 0,005% pada Februari 2026.

Data ini menunjukkan tekanan harga pada Februari terutama dipicu oleh kenaikan harga bahan pangan, khususnya protein hewani dan komoditas hortikultura, di tengah dinamika harga komoditas lainnya.

Komponen inti dan komponen bergejolak mengalami inflasi, sedangkan komponen harga yang diatur pemerintah mengalami deflasi. Inflasi yang terjadi pada Februari 2026 sebesar 0,68% utamanya didorong oleh inflasi pada kelompok komponen bergejolak.

Komponen harga bergejolak mengalami inflasi 2,50% atau memberikan andil inflasi terbesar yaitu 0,41%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah daging ayam ras, cabai rawit dan cabai merah.

Pada komponen inti mengalami inflasi 0,42% dengan andil inflasi 0,27%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen inti yaitu emas perhiasan, minyak goreng, mobil dan nasi dengan lauk.***

 

BPS melaporkan inflasi bulan Februari sebesar 0,68 persen dipengaruhi oleh komoditas makanan dan bahan pokok salah satunya cabai dan daging ayam

Foto Default
Author : Windy Anggraina

Jurnalis dan analis internasional, mengurai dinamika geopolitik, ekonomi global, dan konflik dunia dengan ketajaman dan kedalaman.

Topic News