Dalam Sepekan, 2 Atlet Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Pemprov akan Lakukan Evaluasi

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58 WIB
Ilustrasi - Pemprov Jateng akan Lakukan Evaluasi Porprov Terkait Adanya Kasus Meninggalnya 2 Atlet
Ilustrasi - Pemprov Jateng akan Lakukan Evaluasi Porprov Terkait Adanya Kasus Meninggalnya 2 Atlet (Foto: Dibuat dengan AI Chat GPT)

RIWARA.id – Dua orang atlet yang bertanding di Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) Tahun 2026 meninggal dunia. Dua atlet tersebut adalah Syabila Putri Raharja dari cabang selam dan Ayudiah Rivana Tridiandinata dari pencak silat.

Syabila yang merupakan atlet dari kontingen Jepara meninggal dunia setelah tenggelam saat berlomba pada Minggu 25 Oktober 2026. Saat itu, Syabila mengikuti lomba selam sekitar pukul 09.00 WIB. Lalu, pukul 09.20 WIB, Syabila dilaporkan tenggelam. Ia pun ditolong oleh anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sedang bertugas di lokasi lomba.

Syabila lalu dibawa ke darat dalam kondisi tak sadarkan diri. Dari mulut dan hidungnya telah mengeluarkan busa. Ia lalu dibawa ke Rumah Sakit Keluarga Sehat Semarang. Namun, Syabila tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara, Ayudiah yang merupakan atlet dari Semarang meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit karena cedera. Ia mengalami patah jari tengah saat bertanding pada Senin 26 Oktober 2026.

Ayudiah lalu dirujuk ke RS Primaya Semarang yang berlokasi tidak jauh dari arena pertandingan dan menjalani operasi pada Selasa 27 Oktober 2026. Namun, saat petugas rumah sakit hendak membangunkan Ayudiah pukul 05.30 WIB, ternyata Ayudiah sudah dalam kondisi tidak sadar, tidak bernapas dan tidak ada denyut jantung.

 

Pemprov Jateng akan Lakukan Evaluasi Porprov

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, telah menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Syabila Rizkia Putri Raharjo saat melakukan takziah ke rumah keluarga Syabila di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Senin 26 Oktober 2026.

Dalam kunjungan itu, Taj Yasin bertemu langsung dengan ayah Syabila, Ajar Tri Raharjo, yang masih berduka atas kepergian putrinya. Ajar mengungkapkan jika dirinya dan keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Namun, dia berharap Pemprov Jateng dan panitia Porprov melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Taj Yasin yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Besar Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menyatakan penyelenggara telah melakukan sejumlah tahapan sebelum pertandingan, termasuk memastikan para atlet dalam jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Meski demikian, Taj Yasin menyebut jika evaluasi tetap akan dilakukan terutama untuk perlombaan yang berlangsung di laut terbuka.

“Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk memastikan keselamatan para atlet, karena perlombaan ini dilakukan di laut. Aspek keamanan atlet harus betul-betul diperhatikan,” jelasnya dikutip Riwara.id dari laman jatengprov.go.id, Kamis 29 Oktober 2026.

Dua orang atlet yang bertanding di Porprov Jateng Tahun 2026 meninggal dunia. Mereka dari cabang selam dan dari cabang pencak silat.

Foto Editor
Ayu Abriyani -

Jurnalis dari Kota Solo yang fokus pada isu pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.

 Stories